Menteri Agama : Biaya Haji 2023, Rerata Bipih Jemaah 49,8 Juta, Lunas Tunda 2020 Tidak Perlu Nambah

photo author
Tim WartaPesona, Warta Pesona
- Kamis, 16 Februari 2023 | 09:18 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang Biaya Haji 2023 wartapesona.com (Foto : Kemenag RI)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang Biaya Haji 2023 wartapesona.com (Foto : Kemenag RI)

WartaPesona.com - Pemerintah dan DPR telah mencapai kesepakatan mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 1444 H/2023 M. Biaya haji 2023 rata-rata yang harus dibayar oleh setiap jemaah haji reguler adalah sebesar Rp90.050.637,26.

Biaya ini terdiri dari dua komponen, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%), dan nilai manfaat per jemaah sebesar Rp40.237.937 (44,7%). Penggunaan dana nilai manfaat keseluruhan sebesar Rp8.090.360.327.213,67.

Bagi 84.609 jemaah yang telah melunasi biaya haji pada tahun 2020, tidak perlu membayar tambahan pelunasan, seperti keterangan media dari Kemenag RI.

Baca Juga: Tok ! DPR Sepakat Rincian Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2023: Jemaah Reguler Akan Bayar Rp49,8 Juta

Karena itu akan dibebankan pada nilai manfaat dengan kebutuhan anggaran sekitar 845 miliar.

Menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, "Jemaah tahun ini akan membayar biaya haji rata-rata Rp49,8 juta. Untuk jemaah yang telah melunasi biaya haji pada tahun 2020, tidak perlu membayar tambahan pelunasan."

Hasil kesepakatan ini akan diusulkan kepada Presiden untuk diterbitkan Keputusan Presiden tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Baca Juga: Arab Saudi Terbitkan Layanan Terbaru, Visa Transit Empat Hari Tak Bisa untuk Haji Berikut Infonya

Menteri Agama juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR-RI yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun.

Selain itu, setelah melalui serangkaian pembahasan, ada beberapa efisiensi yang disepakati, seperti penurunan nilai kurs Dollar dan Riyal, pengurangan layanan katering jemaah dari tiga kali menjadi dua kali makan, dan besaran living cost di angka 750 Riyal.

Diharapkan dengan adanya efisiensi ini, penyelenggaraan ibadah haji dapat lebih efektif dan efisien. *** (SA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tim WartaPesona

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X