"Saya merasa satu kehormatan. Tetapi, keputusan itu akan diambil oleh pimpinan partai politik, karena itu merupakan ranah dan domain partai politik," kata Sandiaga.
Sandiaga mengakui bahwa belum ada komunikasi khusus dengan Ganjar Pranowo.
Sandiaga mengatakan bahwa setelah pengumuman Ganjar sebagai calon presiden, dia baru bertemu sekali dengan calon presiden dari PDIP tersebut.
"Saya semakin dekat dengan Pak Sekda (sekretaris daerah Jawa Tengah) karena beberapa kegiatan yang kami lakukan bersama. Namun, dalam dua bulan ke depan, semoga ada kesempatan bertemu lagi karena sejak pengumuman calon presiden baru kami hanya bertemu sekali di Semarang," ujar Sandiaga.
Sandiaga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi khusus dengan Ganjar Pranowo.
Dia baru sekali bertemu dengan calon presiden dari PDIP tersebut setelah pengumuman pencalonannya.
Sandiaga mengungkapkan bahwa dia semakin dekat dengan Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda) karena beberapa kegiatan yang mereka lakukan bersama.
Namun, dia berharap dalam dua bulan ke depan akan ada kesempatan bertemu lagi dengan Ganjar.
Sandiaga menekankan bahwa keputusan mengenai tawaran menjadi cawapres Ganjar Pranowo akan ditentukan oleh pimpinan partai politik.
Meskipun dia merasa terhormat mendapatkan tawaran tersebut, Sandiaga menyadari bahwa keputusan tersebut berada dalam ranah dan domain partai politik.
Dengan demikian, Sandiaga Salahuddin Uno memberikan tanggapan yang berbeda terkait kemungkinan menjadi cawapres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Dia menilai bahwa visi koalisi perubahan yang didukung oleh Anies Baswedan belum cocok dengan pandangannya, sementara untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo, dia menyerahkan keputusan tersebut kepada partai politik.
Artikel Terkait
Kunjungi Pesawaran Lampung, Menparekraf Sandiaga Singgung Pentingnya Infrastruktur Jalan, Katanya Begini
Sandiaga Uno Hadir di BNI Java Jazz Festival 2023, Ini Daftar Dampak Besar Ekonomi yang Ia Ungkap. Apa Saja?
Sandiaga Uno Memburu Jejak Politik Baru: Mencari Poros Percepatan Pembangunan. Mau Kemana Arah Politik Sandi?