"One Company One Event mengacu pada kolaborasi antara satu perusahaan dengan pemerintah setempat untuk mengadakan event atau acara yang menarik bagi wisatawan. One Dinas One Event mengacu pada kolaborasi antara satu dinas pemerintah dengan pihak lain, seperti swasta atau masyarakat, untuk mengadakan acara yang sama. Sedangkan One Cabor One Event mengacu pada kolaborasi antara satu cabang olahraga dengan pihak lain untuk mengadakan event olahraga yang menarik bagi wisatawan," tambah Dwi Marhen.
Baca Juga: Dwi Marhen Yono : Jelajahi Destinasi Wisata Baru di Jawa Timur Melalui Majapahit Travel Fair 2023
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha pariwisata sangat penting untuk memperkuat sektor pariwisata nusantara. Upaya ini juga harus diiringi dengan inovasi dan adaptasi dengan tren pariwisata global untuk memperkuat daya saing Indonesia di kancah global. Semoga upaya-upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata Indonesia. ***(SA).
Artikel Terkait
Menkop UKM Soroti Gaya Beli Anak Muda yang Suka Produk Lokal, Bisa Memajukan Perekonomian
Mau Mudik Lebaran? Jangan Khawatir Tiket KA Masih Tersedia, KAI Berkomitmen Jual Tiket dengan Transparan
Sikat Gigi saat Puasa, Wajib atau Sunnah? Hukum dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Berpuasa
Mendobrak Batas dengan Ceramah Ramadhan: Memperkuat Iman dan Meningkatkan Kualitas Hidup dalam Bulan Suci
Kontribusi Berarti Anak Muda dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Berkah Ramadhan:Menemukan Ketenangan Hati di Tengah Kesibukan Dunia Melalui Khutbah Jumat
Pemimpin yang Resilien: Mengatasi Rintangan dan Krisis dengan Bijak