WartaPesona.com - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kental dalam acara halal bihalal dan open house yang digelar Prabowo Subianto di Istana Negara pada momen Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3).
Ribuan warga dari berbagai daerah tampak memadati area istana sejak pagi hari untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden.
Dalam acara tersebut, Presiden didampingi putranya, Didit Hediprasetyo, menyapa dan menyalami masyarakat satu per satu.
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi, menciptakan suasana akrab yang jarang terjadi di lingkungan istana.
Di tengah ramainya kerumunan, sebuah momen unik dan menyentuh perhatian publik terjadi.
Seorang nenek yang turut hadir dalam antrean menyampaikan permintaan tak biasa kepada Presiden, yakni meminta saran nama untuk cucunya yang akan segera lahir.
“Pak, anak saya lagi hamil, minta nama, Pak. Anaknya laki-laki,” ujar sang nenek saat bersalaman.
Mendengar hal tersebut, Presiden pun memberikan jawaban singkat namun penuh makna, “Adi Dharma.”
Sang nenek langsung menyambut dengan rasa syukur. “Adi Dharma. Terima kasih Pak,” ucapnya dengan penuh haru.
Baca Juga: Polemik MBG di Sukabumi, Sekolah Tegaskan Guru Fokus Mengajar Bukan Distribusi Ompreng
Momen tersebut kemudian viral di media sosial setelah diunggah melalui akun TikTok @satu.koma.lima.m.
Dalam keterangan video, disebutkan bahwa keluarga tersebut rela tidak merayakan Lebaran bersama demi bisa datang ke Istana dan meminta langsung nama dari Presiden.
“Rela enggak Lebaran sama keluarga. Mertua saya langsung meluncur ke istana membawa misi minta nama anak sama Bapak, dan Alhamdulillah dapat, hehe. Terima kasih, Pak,” tulis akun tersebut.
Cerita itu berlanjut dalam unggahan berikutnya. Bayi yang dimaksud akhirnya lahir dengan sehat, dan keluarga tersebut benar-benar menggunakan nama yang diberikan Presiden. Sang bayi diberi nama Zayden Pires Adi Dharma.
Artikel Terkait
Viral Aksi Preman Datangi Sopir Bajaj di Tanah Abang, Diduga Minta Uang ‘Keamanan’
Protes Penertiban, Pedagang di Ciracas Jaktim Nekat Angkat Anak ke Truk Satpol PP
Tumpukan Ompreng MBG di Lampung Tak Dimakan Siswa, Diduga Menu Bermasalah
Polemik MBG di Sukabumi, Sekolah Tegaskan Guru Fokus Mengajar Bukan Distribusi Ompreng