Polemik MBG di Sukabumi, Sekolah Tegaskan Guru Fokus Mengajar Bukan Distribusi Ompreng

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 13 April 2026 | 11:42 WIB
Dugaan Polemik Distribusi MBG di Sekolah, SMA di Sukabumi Ini Nilai Guru Hanya Fokus Ngajar bukan Ikut Bagikan Ompreng - WartaPesona.com (SUKABUMIKU.i)
Dugaan Polemik Distribusi MBG di Sekolah, SMA di Sukabumi Ini Nilai Guru Hanya Fokus Ngajar bukan Ikut Bagikan Ompreng - WartaPesona.com (SUKABUMIKU.i)

WartaPesona.com - Beredarnya surat permohonan yang diduga berasal dari SMAN 1 Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, terkait pelaksanaan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG), memicu perhatian luas publik di media sosial.

Surat yang ditujukan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Mubarokah itu viral setelah diunggah oleh akun Instagram @infopnsdanpppk pada Senin, 13 April 2026.

Dalam isi surat tersebut, pihak sekolah menyampaikan keberatan atas pelibatan guru dalam proses distribusi makanan kepada siswa.

Pihak SMAN 1 Ciemas menilai bahwa mekanisme distribusi MBG yang berjalan saat ini justru berpotensi mengganggu tugas utama tenaga pendidik di sekolah.

Baca Juga: Tumpukan Ompreng MBG di Lampung Tak Dimakan Siswa, Diduga Menu Bermasalah

Fokus Guru Dinilai Terganggu

Dalam surat bertajuk “Permohonan Pelaksanaan Teknis Distribusi MBG”, pihak sekolah menegaskan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, membimbing, serta melakukan evaluasi terhadap siswa.

Oleh karena itu, pelibatan guru dalam kegiatan distribusi makanan dinilai tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka.

Menurut pihak sekolah, kegiatan pembagian ompreng MBG yang dilakukan di sela aktivitas belajar mengajar dapat mengganggu efektivitas proses pendidikan di dalam kelas.

“Distribusi MBG tidak termasuk dalam tupoksi pendidik atau tenaga kependidikan,” demikian bunyi salah satu poin dalam surat tersebut.

Selain itu, waktu yang tersita untuk kegiatan distribusi juga dikhawatirkan berdampak pada kualitas pembelajaran yang diterima siswa.

Baca Juga: Protes Penertiban, Pedagang di Ciracas Jaktim Nekat Angkat Anak ke Truk Satpol PP

Tanggung Jawab Ada pada SPPG

SMAN 1 Ciemas juga menyoroti pentingnya kejelasan tanggung jawab dalam pelaksanaan program MBG.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa pihak SPPG sebagai pelaksana teknis seharusnya bertanggung jawab penuh terhadap rantai distribusi makanan hingga sampai ke siswa sebagai penerima manfaat.

Sekolah menilai peran mereka seharusnya hanya sebatas memberikan fasilitas atau akses, bukan menjadi pihak yang menjalankan distribusi secara langsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X