Aksi Joget Nakes di Kamar Operasi Tuai Sorotan, Manajemen RSUD Datu Beru Buka Suara

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 6 April 2026 | 20:29 WIB
Aksi Joget-joget di Kamar Operasi, Perawat RSUD Datu Beru Takengon Aceh Minta Maaf - WartaPesona.com (Suara Merdeka Bali)
Aksi Joget-joget di Kamar Operasi, Perawat RSUD Datu Beru Takengon Aceh Minta Maaf - WartaPesona.com (Suara Merdeka Bali)

Ia pun telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui video yang dibagikan oleh pihak Humas RSUD Datu Beru.

Dalam pernyataannya, Riga mengaku bahwa aksi joget tersebut dilakukan secara spontan tanpa ada maksud tertentu, termasuk tidak ada unsur menyindir pihak mana pun.

“Terkait video viral tersebut, itu murni spontanitas dari saya pribadi. Tidak ada maksud politik ataupun menyindir siapa pun,” ujar Riga.

Ia juga mengakui kesalahannya karena telah membuat publik merasa tidak nyaman dengan tindakannya di ruang operasi.

“Dari hati kecil saya, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak rumah sakit dan kepada masyarakat yang merasa tidak berkenan dengan video tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Tak Habis Dimakan Siswa, Sisa MBG Dimanfaatkan Guru Jadi Pakan Ternak

Sorotan Etika dan Privasi di Ruang Operasi

Kasus ini kembali memunculkan perbincangan publik terkait etika profesi tenaga kesehatan, khususnya di ruang operasi yang merupakan area steril dan privat.

Banyak pihak menilai bahwa meskipun suasana santai seperti memutar musik kerap dilakukan untuk mengurangi ketegangan selama operasi, namun pengambilan gambar hingga menyebarkannya ke publik merupakan pelanggaran serius.

Selain menyangkut profesionalitas, tindakan tersebut juga dinilai berpotensi melanggar privasi pasien, meskipun dalam video tidak secara jelas menampilkan identitas pasien.

Baca Juga: Puluhan Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, Jalani Perawatan Intensif di Sejumlah RS

Respons Beragam dari Warganet

Video tersebut menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian menyayangkan aksi tersebut karena dinilai tidak etis, sementara sebagian lainnya mencoba memahami dari sisi tekanan kerja tenaga medis.

Beberapa warganet menyebut bahwa mendengarkan musik di ruang operasi adalah hal yang umum dilakukan untuk menjaga fokus dan mengurangi stres, terutama dalam operasi yang berlangsung lama.

Namun, mayoritas tetap menyoroti kesalahan dalam pengambilan dan penyebaran video dari ruang operasi.

“Sebenarnya nyetel musik itu biasa, tapi yang salah kenapa direkam dan diposting,” tulis salah satu warganet.

Komentar lain juga menekankan pentingnya menjaga profesionalitas di lingkungan medis, terutama di ruang operasi yang memiliki standar ketat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X