Puluhan Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, Jalani Perawatan Intensif di Sejumlah RS

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 6 April 2026 | 11:17 WIB
Dugaan Keracunan MBG di Jaktim, 72 Siswa Dirawat di 3 Rumah Sakit - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)
Dugaan Keracunan MBG di Jaktim, 72 Siswa Dirawat di 3 Rumah Sakit - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)

WartaPesona.com - Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi dan menyita perhatian publik.

Kali ini, peristiwa tersebut menimpa puluhan siswa di wilayah Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Insiden ini viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi salah satu rumah sakit yang dipenuhi siswa berseragam sekolah.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah anak terbaring lemah di tempat tidur rumah sakit, sebagian lainnya duduk di kursi roda dengan infus terpasang di tangan.

Peristiwa ini pun menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya para orang tua siswa, terhadap keamanan dan kualitas makanan dalam program MBG yang tengah digalakkan pemerintah.

Baca Juga: Viral Pria di Perumahan Sidoarjo Blokir Jalan Umum, Ngaku Akses ke Rumah Pribadi

Puluhan Siswa Jadi Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini diduga berkaitan dengan distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2 pada Kamis, 2 April 2026.

Sekolah yang terdampak meliputi SMA Negeri 91 Jakarta, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09.

Akibat kejadian tersebut, setidaknya 72 siswa harus mendapatkan penanganan medis di tiga rumah sakit berbeda, yakni RSKD Duren Sawit, RS Pondok Kopi, dan RS Harum.

Sebagian siswa dilaporkan menjalani rawat inap, sementara lainnya diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka dinilai cukup stabil oleh tenaga medis.

Gejala Muncul Usai Konsumsi Menu MBG

Kasus ini mulai terungkap ketika para siswa mengalami gejala tidak biasa setelah menyantap makanan yang dibagikan melalui program MBG.

Gejala yang dilaporkan antara lain demam, mual, muntah, pusing, hingga diare. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah dan orang tua segera membawa para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa secara umum kondisi para siswa saat ini sudah mulai membaik.

“Gejala yang dialami umumnya meliputi demam, mual, muntah, dan diare. Namun, saat ini kondisi para pasien relatif stabil,” ujarnya saat menjenguk korban di RSKD Duren Sawit, Sabtu, 4 April 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X