Puluhan Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, Jalani Perawatan Intensif di Sejumlah RS

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 6 April 2026 | 11:17 WIB
Dugaan Keracunan MBG di Jaktim, 72 Siswa Dirawat di 3 Rumah Sakit - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)
Dugaan Keracunan MBG di Jaktim, 72 Siswa Dirawat di 3 Rumah Sakit - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)

Ia juga berharap proses pemulihan para siswa dapat berlangsung cepat sehingga mereka bisa segera kembali beraktivitas seperti biasa.

Baca Juga: Laporkan Parkir Liar via JAKI, Warga Justru Terima Balasan yang Diduga Hasil AI

Menu Spageti Diduga Jadi Penyebab

Dari hasil penelusuran awal, menu spageti yang disajikan pada hari kejadian diduga menjadi pemicu keracunan.

Namun demikian, pihak pemerintah menegaskan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan secara ilmiah.

“Saya lihat sebagian besar yang terdampak memang diduga dari makanan spageti-nya. Tapi kita tidak mau berandai-andai, nanti hasil laboratorium yang akan menjelaskan secara pasti,” kata Pramono.

Adapun menu MBG yang dibagikan pada hari itu terdiri dari mix vegetables, scramble egg tofu, stroberi, saus bolognese, bakso, dan spageti.

Saat ini, sampel makanan telah dibawa ke laboratorium untuk dilakukan uji lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut.

Baca Juga: Mobil SPPG Diduga Dipakai Antar Penumpang di Lombok, Tuai Kritik dari Warganet

Biaya Perawatan Ditanggung Pemerintah

Dalam penanganan kasus ini, pemerintah memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan siswa akan ditanggung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Langkah ini diambil untuk meringankan beban keluarga korban sekaligus menunjukkan tanggung jawab atas program yang dijalankan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BGN. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa tertangani dengan baik tanpa membebani orang tua,” jelas Pramono.

Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Sebagai langkah antisipatif, operasional SPPG Pondok Kelapa 2 dihentikan sementara waktu.

Keputusan ini diambil untuk memberikan ruang evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan.

Meski demikian, pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan dengan menggandeng SPPG lain sebagai alternatif penyedia makanan bagi sekolah penerima manfaat.

Baca Juga: Guru di Sulteng Bagikan Peralatan Sekolah untuk Siswa, Momen Haru Tuai Pujian Warganet

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X