MUI Dukung Langkah Diplomasi Indonesia untuk Wujudkan Perdamaian Dunia

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 9 Maret 2026 | 13:45 WIB
MUI Dukung Pemerintah RI Terus Aktif Dorong Perdamaian Dunia - WartaPesona.com (Blitaran)
MUI Dukung Pemerintah RI Terus Aktif Dorong Perdamaian Dunia - WartaPesona.com (Blitaran)

WartaPesona.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk terus memainkan peran aktif dalam diplomasi internasional guna memperkuat upaya menciptakan perdamaian dunia yang berkeadilan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Seruan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dalam tausiyah resmi MUI mengenai pentingnya menjaga kedaulatan negara sebagai bagian dari upaya mewujudkan perdamaian dunia.

Pernyataan tersebut dirilis pada 5 Maret 2026 dan menjadi sikap resmi lembaga keagamaan tersebut dalam merespons berbagai konflik yang tengah terjadi di sejumlah kawasan dunia.

Menurut Anwar, Indonesia memiliki posisi strategis dalam percaturan global, baik sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia maupun sebagai negara yang selama ini dikenal aktif mendorong diplomasi perdamaian.

“MUI mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk terus memainkan peran aktif dan konstruktif dalam diplomasi internasional guna mendorong terciptanya perdamaian yang berkeadilan,” ujar Anwar.

Baca Juga: Richard Lee Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya, Kasus Pelanggaran Perlindungan Konsumen Kembali Disorot

Keprihatinan atas Eskalasi Konflik Global

Dalam pernyataannya, MUI juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi konflik di berbagai wilayah yang telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil serta kerusakan berbagai fasilitas publik.

“MUI menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban masyarakat sipil serta kerusakan fasilitas publik sebagai dampak meningkatnya eskalasi konflik,” kata Anwar.

Menurut MUI, konflik bersenjata yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga menimbulkan krisis kemanusiaan yang luas, termasuk pengungsian massal, kerusakan infrastruktur vital, serta terganggunya kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, MUI menilai penting bagi komunitas internasional untuk lebih mengedepankan pendekatan dialog dan diplomasi guna mencegah konflik semakin meluas.

Baca Juga: Penyaluran THR Pensiun 2026 Hampir Rampung, TASPEN Sudah Cairkan ke 97 Persen Peserta

Penghormatan terhadap Kedaulatan Negara

MUI menegaskan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah suatu negara merupakan prinsip fundamental dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Menurut Anwar, setiap negara memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatannya, namun dalam pelaksanaannya tetap harus menjunjung tinggi prinsip hukum internasional serta norma kemanusiaan.

“MUI menghargai dan mendukung komitmen seluruh negara di dunia untuk senantiasa menjunjung tinggi prinsip penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara lain sebagai fondasi penting bagi terwujudnya stabilitas dan perdamaian dunia,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X