WartaPesona.com - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemerintah terus mempercepat perbaikan jalan rusak dan berlubang di sejumlah titik strategis jalur mudik nasional.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung aman, nyaman, dan lancar, seiring meningkatnya volume kendaraan yang diperkirakan kembali terjadi pada musim mudik tahun ini.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadikan ruas-ruas jalan utama sebagai prioritas penanganan, khususnya jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) yang setiap tahun menjadi urat nadi pergerakan pemudik, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun logistik.
Pemerintah menargetkan kondisi jalan nasional berada dalam keadaan optimal paling lambat H-10 Lebaran dengan mengusung target ambisius “Zero Potholes” atau bebas lubang.
Target ini ditetapkan sebagai upaya meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Baca Juga: Konflik Memanas di Iran, KBRI Teheran Fokus Jaga Keselamatan WNI
Kementerian PU menegaskan, lonjakan volume kendaraan di Pantura hampir selalu terjadi setiap tahun menjelang Lebaran.
Oleh karena itu, kualitas infrastruktur jalan harus dipastikan siap sebelum puncak arus mudik berlangsung.
Selain perbaikan badan jalan, pemerintah juga melakukan pengecekan dan penanganan pada sejumlah jembatan strategis yang menjadi simpul lalu lintas utama.
Salah satu titik yang menjadi fokus penanganan adalah Jembatan Cilamaya yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Jembatan ini memiliki peran vital karena menjadi jalur lintasan kendaraan berat serta kendaraan pribadi yang melintas dari arah barat ke timur Pulau Jawa.
“Kami telah melakukan pekerjaan penanganan jalan dan jembatan di ruas Karawang, Cikampek, Pamanukan, termasuk di Jembatan Cilamaya, tepatnya di KM 107,” ujar salah satu petugas Kementerian Pekerjaan Umum di lapangan dalam laporannya, Kamis (26/2).
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Fakta Terungkap : Guru Honorer NTT Telah Ditetapkan Terima Tunjangan Rp2 Juta
Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin jalan nasional, Kementerian PU telah melaksanakan perbaikan badan jalan di atas Jembatan Cilamaya menggunakan metode scraping dan pelapisan ulang (overlay).
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Penyesalan Tersangka Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Ingin Bertobat
Pidato Terakhir Khamenei Kembali Disorot, Sindir Kegagalan AS Menundukkan Iran Selama Puluhan Tahun
Viral di Media Sosial, Fakta Terungkap : Guru Honorer NTT Telah Ditetapkan Terima Tunjangan Rp2 Juta
Konflik Memanas di Iran, KBRI Teheran Fokus Jaga Keselamatan WNI