“Update-update selanjutnya akan diberikan secara berkala melalui Kementerian Luar Negeri, khususnya melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri,” ujar Roy menambahkan.
Sebelumnya, KBRI Teheran telah menerbitkan surat imbauan resmi kepada seluruh WNI di Iran terkait perkembangan kondisi keamanan pascaserangan.
Dalam surat tersebut, WNI diminta untuk aktif menyampaikan pembaruan situasi di wilayah masing-masing melalui grup koordinasi yang telah dibentuk oleh KBRI.
Baca Juga: Polisi Ungkap Penyesalan Tersangka Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Ingin Bertobat
Selain itu, WNI juga diimbau untuk mematuhi seluruh peraturan dan arahan dari otoritas keamanan setempat, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.
Sebagai langkah antisipasi darurat, KBRI Teheran juga mengingatkan bahwa WNI di Iran dapat menghubungi hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia di nomor +98 902 466 8889 apabila menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan segera.
KBRI Teheran menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di Iran, sembari terus memantau dinamika keamanan regional secara cermat dan berkelanjutan. *****
Baca Juga: Video Dugaan Pelonco Pekerja Migran Indonesia di Jepang Viral, Junior Dipaksa Ikuti Perintah Senior
Artikel Terkait
Video Dugaan Pelonco Pekerja Migran Indonesia di Jepang Viral, Junior Dipaksa Ikuti Perintah Senior
Polisi Ungkap Penyesalan Tersangka Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Ingin Bertobat
Pidato Terakhir Khamenei Kembali Disorot, Sindir Kegagalan AS Menundukkan Iran Selama Puluhan Tahun
Viral di Media Sosial, Fakta Terungkap : Guru Honorer NTT Telah Ditetapkan Terima Tunjangan Rp2 Juta