WartaPesona.com - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyambut positif langkah Otoritas Palestina yang membentuk kantor penghubung (liaison officer) guna memfasilitasi komunikasi dengan Board of Peace.
Pembentukan kantor ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi internasional dalam mendorong perdamaian yang berkelanjutan di Jalur Gaza.
Hal tersebut disampaikan Sugiono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina, Varsen Aghabekian Shahin, di sela-sela Sidang Dewan HAM PBB ke-61 yang berlangsung di Jenewa, Swiss, Senin (23/2).
Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia memandang pembentukan liaison office sebagai upaya konkret Palestina untuk memperlancar komunikasi dan koordinasi dengan Board of Peace, terutama dalam situasi Gaza yang masih menghadapi krisis kemanusiaan dan keamanan.
“Indonesia berharap kehadiran kantor penghubung ini dapat memperkuat koordinasi antara Otoritas Palestina dan Board of Peace, sehingga upaya menjaga stabilitas dan perdamaian di Gaza dapat berjalan lebih efektif,” ujar Sugiono.
Baca Juga: Mahasiswa RI Rasakan Manfaat Student Exchange di UEA, Hasil Diplomasi Prabowo Subianto Semasa Menhan
Latar Belakang Pembentukan Kantor Penghubung
Sebelumnya, Wakil Presiden Palestina, Hussein Al-Sheikh, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Perwakilan Tinggi Board of Peace untuk Gaza, Nickolay Mladenov, menyampaikan bahwa Otoritas Palestina telah membentuk liaison office tersebut.
Kantor ini bertujuan memperlancar komunikasi dan koordinasi dalam kerangka kerja sama perdamaian internasional.
Dalam surat itu ditegaskan bahwa seluruh komunikasi dengan Board of Peace akan dilakukan untuk mendukung implementasi 20 Poin Rencana Perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, serta pelaksanaan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 Tahun 2025. Resolusi tersebut menitikberatkan pada upaya menjaga stabilitas keamanan dan perlindungan warga sipil di Palestina.
Baca Juga: Lanjutkan Lawatan Luar Negeri, Prabowo Dijadwalkan Bertemu MBZ di Abu Dhabi
Peran dan Komitmen Indonesia
Selain membahas pembentukan liaison office, Sugiono juga menegaskan komitmen Indonesia dalam keterlibatannya di Board of Peace serta pasukan perdamaian Gaza yang dikenal sebagai International Stabilization Force (ISF).
Ia menekankan bahwa partisipasi Indonesia semata-mata ditujukan untuk kepentingan kemanusiaan dan perlindungan masyarakat sipil.
“Fokus utama kontingen Indonesia dalam ISF adalah perlindungan warga sipil serta dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza,” kata Sugiono, sebagaimana dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri, Kamis (26/2).
Lebih lanjut, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendorong agar setiap proses transisi dan upaya perdamaian di Palestina tetap sejalan dengan prinsip-prinsip hukum internasional.
Artikel Terkait
Viral Telur Rebus MBG Diduga Masih Kotor di Kabupaten Magetan, Publik Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Sidang Etik Rampung, Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Pelajar di Maluku Resmi Dipecat Tidak Hormat
Lanjutkan Lawatan Luar Negeri, Prabowo Dijadwalkan Bertemu MBZ di Abu Dhabi
Mahasiswa RI Rasakan Manfaat Student Exchange di UEA, Hasil Diplomasi Prabowo Subianto Semasa Menhan