Viral Telur Rebus MBG Diduga Masih Kotor di Kabupaten Magetan, Publik Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 25 Februari 2026 | 15:05 WIB
Soal Kasus Telur Rebus MBG yang Masih Berlumur Kotoran Ayam, Bupati Magetan Akui Terima Banyak Laporan - WartaPesona.com (YoKalbar)
Soal Kasus Telur Rebus MBG yang Masih Berlumur Kotoran Ayam, Bupati Magetan Akui Terima Banyak Laporan - WartaPesona.com (YoKalbar)

“Masih saya simpan telurnya. Takutnya nanti ada yang minta bukti. Ada saksi juga, adik-adik saya, dan terlihat jelas di video,” tulis Tri melalui akun Instagram @twinarsih20.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 47 ribu kali dan memantik beragam reaksi warganet.

Sebagian besar mendesak agar pelaksanaan MBG di daerah dievaluasi menyeluruh, khususnya terkait standar kebersihan dapur dan bahan makanan.

Baca Juga: Insiden Adu Banteng Dua Bus TransJakarta di Jaksel, Polisi Ungkap Jumlah dan Kondisi Korban Terbaru

Respons Bupati Magetan

Viralnya video tersebut akhirnya mendapat respons dari Nanik Sumantri, Bupati Magetan.

Melalui akun resminya, Nanik menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan serupa dari masyarakat.

“Terima kasih informasinya. Sudah banyak laporan yang masuk dan akan segera ditindaklanjuti,” tulis Nanik dalam kolom komentar unggahan Magetan Viral.

Meski belum menjelaskan secara rinci langkah konkret yang akan diambil, pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai menaruh perhatian serius terhadap polemik MBG.

Baca Juga: Viral Dokter Spesialis di Jawa Tengah Tuai Pujian, Tetap Setia Mengabdi Usai Lulus LPDP

Sentilan Keras untuk SPPG

Sementara itu, melalui unggahan di Facebook, Tri juga menyampaikan pesan langsung kepada SPPG Lembeyan Kulon agar lebih profesional dalam menjalankan tugas.

“Mohon maaf sebelumnya untuk SPPG Lembeyan. Semoga ini jadi pelajaran agar lebih teliti dan profesional. Kotoran ayam itu banyak bakteri, direbus bareng telur lain apa nggak terkontaminasi semua?” tulisnya.

Ia juga menyoroti lemahnya kontrol di dapur pengolahan, mengingat ukuran kotoran yang menempel pada telur dinilai cukup besar dan seharusnya mudah terlihat saat proses pencucian dan perebusan.

“Masa kotoran ayam segitu besarnya nggak kelihatan. Semoga ke depannya lebih baik,” sambung Tri.

Baca Juga: Polemik Alumni LPDP Memanas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Dana Beasiswa

Dorongan Evaluasi Program MBG

Kasus ini kembali menambah daftar kritik terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah selama Ramadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X