Akibatnya, sebanyak 2.426 jiwa terpaksa mengungsi dan tersebar di empat posko utama yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.
Pemerintah juga memastikan kebutuhan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, serta penyandang disabilitas terpenuhi dengan layak.
Layanan kesehatan, tim medis, dan ketersediaan obat-obatan disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari bencana tersebut.
Hingga saat ini, aparat terkait masih terus memantau pergerakan tanah dan mengimbau warga untuk tidak kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang. *****
Baca Juga: PBNU Tegaskan Dukungan Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian
Artikel Terkait
PBNU Tegaskan Dukungan Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian
Dikira Mayat, Isi Karung yang Digotong Pria di Jakbar Ternyata Biawak
Akuntan SPPG Aceh Utara Diduga Selewengkan Dana Rp59 Juta, Skenario Begal Dipakai untuk Tutupi Aksi
Anak Tak Sengaja Gores Mobil di Parkiran, Sikap Jujur sang Ibu Lewat Secarik Pesan Tuai Pujian Warganet