“Kondisi medan sangat curam dan licin, sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati,” ujar Asep.
Ia menyebutkan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan terus bekerja melakukan pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.
“Tim SAR terus bekerja di lapangan untuk mencari korban yang belum ditemukan. Mudah-mudahan seluruh korban bisa segera dievakuasi,” kata Asep.
Baca Juga: Aduan Banjir Warga Harapan Indah Bekasi Viral, KDM Desak Tanggung Jawab Developer
Warga Dievakuasi ke Penampungan Sementara
Untuk penanganan warga terdampak, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah lokasi penampungan sementara di wilayah Desa Pasirlangu.
Warga yang rumahnya rusak atau berada di zona rawan longsor telah dievakuasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
“Warga yang mengungsi akan dialihkan ke tempat penampungan sementara yang sudah kami siapkan,” terang Asep.
Ia menambahkan bahwa dirinya bersama Camat Cisarua telah meninjau langsung kesiapan lokasi pengungsian, termasuk ketersediaan logistik dan fasilitas dasar bagi para pengungsi.
Hingga kini, BPBD Provinsi Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat masih terus melakukan pendataan korban, kerusakan rumah, serta fasilitas umum yang terdampak.
Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat potensi hujan masih tinggi di wilayah tersebut. *****
Artikel Terkait
Aduan Banjir Warga Harapan Indah Bekasi Viral, KDM Desak Tanggung Jawab Developer
Di Tengah Bencana Banjir, Anak-anak Bekasi Tetap Ceria Main Air Bak Wahana Rekreasi
Banjir Bandang Terjang Purbalingga, Satu Dusun Terisolir Akibat Jembatan Ambruk
Desa Penakir Pemalang Diterjang Banjir Bandang, Akses Jalan dan Jembatan Terdampak