Hingga pertengahan Januari 2026, proses pemulihan masih terus berlangsung.
Pemerintah daerah kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 9 hingga 22 Januari 2026.
Masa tanggap darurat tersebut difokuskan untuk percepatan pendataan rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur pendidikan yang rusak akibat banjir.
Kisah guru di Pidie Jaya ini menjadi pengingat bahwa dampak bencana tak hanya merusak bangunan dan harta benda,
tetapi juga mengancam keberlangsungan data, arsip, dan administrasi penting yang menjadi tulang punggung pelayanan publik, termasuk di sektor pendidikan. *****
Artikel Terkait
Masak Puluhan Ribu Porsi di Lokasi Bencana, Aksi Bobon Santoso Bawa Senyum untuk Warga Aceh
Mahasiswa Kalsel Sampaikan Aspirasi ke Wapres Gibran, Soroti Dugaan Skandal Izin Tambang
Momen Haru di Aceh Tamiang, Anak-anak TK Nyanyikan Lagu Penyemangat untuk Prajurit TNI
Kisah Guru Aceh Tengah Seberangi Sungai Pakai Tali Berujung Solusi, Jembatan Darurat Kini Bisa Dilalui Warga