Tangis Guru di Pidie Jaya Pecah Usai Laptop Berisi Data Sekolah Rusak Diterjang Banjir Bandang

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 14 Januari 2026 | 17:11 WIB
Momen guru di Pidie Jaya menangis karena laptop yang terendam banjir dan tertutup lumpur pascabanjir bandang - WartaPesona.com (Independen Media)
Momen guru di Pidie Jaya menangis karena laptop yang terendam banjir dan tertutup lumpur pascabanjir bandang - WartaPesona.com (Independen Media)

Hingga pertengahan Januari 2026, proses pemulihan masih terus berlangsung.

Pemerintah daerah kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 9 hingga 22 Januari 2026.

Masa tanggap darurat tersebut difokuskan untuk percepatan pendataan rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur pendidikan yang rusak akibat banjir.

Kisah guru di Pidie Jaya ini menjadi pengingat bahwa dampak bencana tak hanya merusak bangunan dan harta benda,

tetapi juga mengancam keberlangsungan data, arsip, dan administrasi penting yang menjadi tulang punggung pelayanan publik, termasuk di sektor pendidikan. *****

Suka artikelnya? Yuk traktir kopi
Halaman:
Masak Puluhan Ribu Porsi di Lokasi Bencana, Aksi Bobon Santoso Bawa Senyum untuk Warga Aceh

Artikel Selanjutnya

Masak Puluhan Ribu Porsi di Lokasi Bencana, Aksi Bobon Santoso Bawa Senyum untuk Warga Aceh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

X