Keluhkan Tiket Mahal ke Aceh, Menkes Budi Ungkap Relawan Kemenkes Lebih Murah Terbang via Malaysia

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 13 Januari 2026 | 13:01 WIB
Menkes Budi Gunadi singgung mahalnya tiket pesawat ke Aceh saat rakor penanganan bencana Sumatera - WartaPesona.com (Warta Jatim)
Menkes Budi Gunadi singgung mahalnya tiket pesawat ke Aceh saat rakor penanganan bencana Sumatera - WartaPesona.com (Warta Jatim)

WartaPesona.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap kendala serius dalam pengiriman tenaga medis ke wilayah terdampak banjir di Aceh,

yakni mahalnya harga tiket pesawat dari Jakarta menuju provinsi paling barat Indonesia tersebut.

Hal itu disampaikan Budi saat menghadiri rapat koordinasi penanganan banjir bersama pimpinan DPR, Menteri Dalam Negeri (Mendagri),

serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di Banda Aceh, Provinsi Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026.

Dalam rapat tersebut, Budi membeberkan bahwa kebutuhan tenaga medis di wilayah terdampak banjir cukup besar.

Dalam kurun waktu dua minggu saja, Kementerian Kesehatan harus mengerahkan sekitar 700 hingga 800 tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Relawan itu datangnya dari segala macam, contohnya dari pemerintah daerah, rumah sakit, fakultas kedokteran, hingga Ikatan Dokter Indonesia (IDI),” ujar Budi.

Menurutnya, pengiriman tenaga medis secara cepat dan masif menjadi krusial mengingat banyaknya warga terdampak banjir

yang membutuhkan layanan kesehatan, baik di pos pengungsian maupun desa-desa terpencil yang aksesnya terbatas.

Baca Juga: Lewat Dongeng dan Bahasa Anak, Influencer Virdian Aurellio Tanamkan Kesadaran Lingkungan pada Anak-anak Aceh Pascabencana

Tiket Pesawat Mahal, Relawan Harus Masuk Lewat Malaysia

Namun, upaya tersebut dihadapkan pada persoalan biaya transportasi udara yang dinilai tidak masuk akal.

Budi mengungkapkan harga tiket pesawat rute Jakarta–Aceh tergolong sangat mahal, sehingga membebani anggaran pengiriman relawan.

“Karena kita yang penting jalan kan, kita kirim lewat Malaysia, karena murah tuh kirim lewat Malaysia. Tiketnya bisa Rp2 juta, Rp3 juta,” ungkapnya blak-blakan.

Rute memutar melalui Malaysia tersebut, kata Budi, terpaksa dipilih demi efisiensi anggaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X