Lumpur Pascabanjir Menggunung, Warga Aceh Timur Terpaksa Sewa Beko untuk Bersihkan Rumah

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 6 Januari 2026 | 15:56 WIB
Warga di Aceh Timur harus menggunakan alat berat untuk bersihkan lumpur yang mengendap di rumahnya - WartaPesona.com (Kilas Metro)
Warga di Aceh Timur harus menggunakan alat berat untuk bersihkan lumpur yang mengendap di rumahnya - WartaPesona.com (Kilas Metro)

“Ini kondisi kampung kami setelah sebulan banjir. Ada perubahan sedikit, dari yang sebelumnya lumpur selutut, sekarang sudah dikeruk pakai beko,” ucap warga tersebut.

Meski ada sedikit kemajuan, kondisi lingkungan masih jauh dari pulih. Banyak rumah belum bisa dihuni kembali, sementara akses jalan antarpermukiman masih terbatas.

Baca Juga: Terputus Pascabanjir, Warga Ketol Aceh Tengah Bertahan Hidup dengan Akses Tali Sling

Ribuan Warga Masih Mengungsi

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, hingga awal Januari 2026 tercatat sekitar 8.000 warga dari 22 kecamatan masih bertahan di posko pengungsian.

Mereka belum dapat kembali ke rumah karena kondisi hunian yang rusak parah atau masih tertimbun lumpur.

Data Pemkab Aceh Timur juga mencatat, sebanyak 5.171 unit rumah warga mengalami rusak berat, 5.294 unit rusak sedang, dan 1.426 unit rusak ringan.

Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak banjir bandang terhadap permukiman warga.

Pemerintah daerah menyatakan akan segera membangun hunian sementara (huntara) bagi para penyintas banjir.

Pada tahap awal, sekitar 1.000 unit huntara direncanakan dibangun untuk menampung warga yang rumahnya rusak berat.

Namun, sembari menunggu realisasi pembangunan huntara, banyak warga memilih bertahan dan membersihkan rumah mereka secara mandiri dengan segala keterbatasan.

Kisah warga Aceh Timur yang harus menyewa beko menjadi gambaran nyata betapa beratnya beban yang harus dipikul para penyintas banjir, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara ekonomi. *****

Baca Juga: Akses Terputus, Relawan Bidan Gunakan Rakit dan Nyaris Tenggelam di Sungai Kala Ili Aceh Tengah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X