WartaPesona.com - Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi luar biasa dalam wisata bahari, khususnya diving dan adventure tourism.
Kementerian Pariwisata mengambil langkah strategis untuk mengembangkan sektor ini dengan fokus utama pada keselamatan dan standar internasional.
Kemenpar resmi meluncurkan Wonderful Indonesia Diving Directory, sebuah panduan komprehensif yang memuat pola perjalanan wisata selam di berbagai destinasi unggulan Indonesia.
Directory ini tidak hanya menampilkan spot diving terbaik, tetapi juga informasi detail tentang operator profesional, fasilitas, tingkat kesulitan, dan musim terbaik untuk menyelam, direktori diserahkan Menteri Pariwisata pada acara Jumpa Pres Akhir Tahun 2025, Selasa, 16 Desember 2025.
Baca Juga: 2.885 Sertifikasi Halal di Desa Wisata: Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Destinasi Wisata Halal Terkemuka
Keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengembangan wisata bahari.
Kemenpar menggandeng Divers Alert Network (DAN), organisasi keselamatan diving terkemuka di dunia, untuk melakukan pelatihan keselamatan marine kepada operator wisata bahari, dive master, dan instruktur selam di Indonesia.
Pelatihan ini mencakup prosedur darurat, pertolongan pertama untuk kecelakaan diving, dan manajemen risiko.
Program pelatihan tidak berhenti pada aspek teknis diving saja, tetapi juga memperkuat standar keselamatan secara menyeluruh melalui pelatihan mitigasi risiko.
Operator wisata bahari dilatih untuk mengidentifikasi potensi bahaya, melakukan penilaian risiko, dan menerapkan protokol keselamatan yang ketat.
Baca Juga: 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 3 Destinasi Regeneratif: Indonesia Perkuat Infrastruktur dengan Rencana Induk Destinasi
Langkah ini sangat penting mengingat Indonesia memiliki destinasi diving kelas dunia seperti Raja Ampat, Bunaken, Wakatobi, Komodo, dan Derawan yang menarik ribuan penyelam internasional setiap tahunnya.
Dengan standar keselamatan yang tinggi, Indonesia dapat mempertahankan reputasi sebagai surga diving yang aman dan profesional.
Pengembangan wisata adventure seperti diving juga sejalan dengan komitmen pariwisata berkelanjutan.
Operator wisata bahari diedukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang dan ekosistem laut melalui praktik diving yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.***
Artikel Terkait
Widiyanti Ungkap Wonderful Indonesia Scale Up Hub: Program Pendampingan UKM Pariwisata Menuju Standar Global dan Berdampak
Menteri Pariwisata Ungkap Penyerapan 25,91 Juta Pekerja Pariwisata: Kemenpar Cetak SDM Terampil Melalui Pelatihan Komprehensif
10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 3 Destinasi Regeneratif: Indonesia Perkuat Infrastruktur dengan Rencana Induk Destinasi
2.885 Sertifikasi Halal di Desa Wisata: Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Destinasi Wisata Halal Terkemuka