Indonesia adalah negara rawan bencana. Namun, setiap langkah penanganannya bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal dignitas nasional.
Ketergantungan berlebihan pada bantuan asing dapat membuka ruang manipulasi politik, persepsi bahwa Indonesia “lemah”, atau bahkan diperlakukan sebagai negara objek yang mudah ditekan.
Karena itu, penguatan kapasitas nasional menjadi kebutuhan strategis.
Pakar tata kelola publik dan Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, menegaskan bahwa menjaga harga diri bangsa adalah bagian dari pembangunan nasional jangka panjang.
“Inilah pentingnya transparansi dan tata kelola yang baik agar setiap bantuan, baik dari dalam maupun luar negeri, tidak menimbulkan celah politisasi. Bangsa Indonesia harus selamat secara fisik, tetapi juga terhormat secara moral dan politik,” ujarnya pada Selasa, 9 Desember.
Pelajaran dari Kontroversi Tony Abbott
Kasus Abbott memberi beberapa pelajaran penting :
1. Solidaritas Global Tidak Boleh Diperdagangkan
Bantuan kemanusiaan seharusnya tetap berada dalam ranah etik, tidak ditukar dengan agenda politik, tekanan diplomatik, atau kepentingan bilateral tertentu.
2. Kemandirian adalah Pilar Harga Diri
Ketika negara mampu menangani bencana dengan SDM, peralatan, dan logistik yang cukup, maka ruang untuk intervensi atau tekanan politik dari luar semakin kecil.
3. Pengelolaan Bantuan Harus Transparan
Agar tidak ada kesan bahwa Indonesia membutuhkan "bantuan bersyarat", proses penerimaan bantuan harus dapat diaudit dan diawasi publik.
4. Komunikasi Pemerintah Menjadi Kunci
Artikel Terkait
Momen Haru Prabowo : Ucapkan Terima Kasih kepada Petugas Penanggulangan Bencana Aceh
Prabowo Bermalam di Aceh, Tambah Anggaran Rp20 M untuk Provinsi & Rp4 M untuk Kabupaten : Fokus Penuhi Kebutuhan Bayi dan Perempuan
Prabowo Bermalam di Aceh demi Rapat Darurat Bencana : “Saya Pantau Setiap Hari”
Ribuan Kayu Gelondongan Bertanda Kemenhut Terdampar di Pesisir Lampung : Dugaan, Investigasi, dan Penjelasan Resmi Pemerintah
Polemik Bantuan Bencana Memanas, Ferry Irwandi Tanggapi Sindiran Anggota DPR Endipat Wijaya
Menhan Sjafrie Luruskan Isu Bantuan Asing untuk Aceh, Tegaskan Indonesia Masih Mandiri Tangani Bencana