WartaPesona.com– Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengenai bantuan dari negara lain untuk Aceh kembali menjadi sorotan publik.
Hal ini menanggapi pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, yang sebelumnya mengaku telah menerima sejumlah bantuan dari Malaysia hingga China untuk penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Meski demikian, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa bantuan tersebut bukanlah bantuan asing dalam konteks hubungan antarnegara, melainkan bantuan personal dan bersifat individual kepada Mualem.
Dengan demikian, Indonesia disebut masih sepenuhnya mandiri dalam menangani bencana besar yang melanda Sumatera sejak akhir November 2025 lalu.
Baca Juga: Polemik Bantuan Bencana Memanas, Ferry Irwandi Tanggapi Sindiran Anggota DPR Endipat Wijaya
Bantuan China untuk Aceh Bersifat Personal, Bukan Bantuan Asing
Dalam keterangannya kepada awak media, Sjafrie menjelaskan bahwa kedatangan tim dari China bukanlah bentuk intervensi atau dukungan resmi dari pemerintah Tiongkok kepada Indonesia.
Menurutnya, tim tersebut datang atas hubungan personal dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan bertugas membantu pencarian korban yang masih tertimbun lumpur.
“Yang dimaksud bantuan dari China itu sebetulnya bantuan personal untuk Mualem, bukan bantuan asing,” kata Sjafrie di Makassar, Selasa (9/12/2025).
Ia menegaskan bahwa tim itu datang untuk menjalankan misi khusus, yaitu menemukan jenazah korban yang belum ditemukan, bukan untuk memberikan dukungan operasional atau logistik dalam skala besar seperti yang biasa dilakukan dalam mekanisme bantuan internasional.
Indonesia Masih Mampu Atasi Bencana Sumatera Secara Mandiri
Sjafrie menekankan bahwa hingga saat ini seluruh proses penanggulangan bencana banjir di tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat masih berada dalam kendali penuh pemerintah Indonesia.
Menurutnya, kemampuan Indonesia dalam menghadapi bencana telah jauh berkembang dibandingkan era bencana tsunami 2004 silam.
Artikel Terkait
Bupati Aceh Selatan Dikecam Warga karena Tinggalkan Daerah saat Banjir Masih Melanda
Gerindra Copot Mirwan dari Jabatan, Publik Desak Pemerintah Tegas soal Pejabat yang Tinggalkan Warga Saat Bencana
Ribuan Kayu Gelondongan Bertanda Kemenhut Terdampar di Pesisir Lampung : Dugaan, Investigasi, dan Penjelasan Resmi Pemerintah
Polemik Bantuan Bencana Memanas, Ferry Irwandi Tanggapi Sindiran Anggota DPR Endipat Wijaya