WartaPesona.com - Menjelang akhir tahun dan menyambut libur Natal dan Tahun baru (Nataru) Kementrian Pariwisata menyiapkan 65 paket wisata dalam rangka untuk mendorong pergerakan wisatawan dan menggerakkkan ekonomi nasional.
Dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Bisdang Perekonomian, Jakarta Pusat, Ni Luh Puspa selaku Wakil Menteri Pariwisata menjelaskan aket wisata tersebut mencakup 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) serta berbagai destinasi unggulan di luar DPP.
Ni Luh menambahkan “Seluruh paket dikurasi untuk memenuhi beragam preferensi wisatawan, sekaligus mendorong pencapaian proyeksi kedatangan 1,3 juta wisatawan mancanegara dan sekitar 100 juta pergerakan wisatawan nusantara pada Desember 2025.”
Tak hanya itu, paket wisata ini pemerintah juga menghadirkan rangkaian event yang sudah dikurasi di berbagai daerah dalam meningkatkan minat kunjungan selama libur Nataru.
Ni luh menambahkan Penyediaan event tersebut bersinergi dengan kebijakan stimulus transportasi untuk memperkuat dampaknya terhadap perekonomian.
Baca Juga: Viral ! Tumbler Penumpang Raib Setelah Tertinggal di KRL Berujung Petugas KAI Hilang Pekerjaan
“Dengan adanya diskon tiket berbagai moda transportasi, kami berharap mobilitas wisata Desember meningkat signifikan dan turut memperkuat pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir 2025,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perhubungan Suntana turut memaparkan kebijakan diskon lintas moda yang disiapkan pemerintah untuk mempermudah masyarakat melakukan perjalanan. Kebijakan tersebut meliputi:
- Diskon 20% untuk angkutan laut PELNI (pembelian 17 Desember 2025 – 10 Januari 2026)
- Diskon 30% untuk tiket kereta api (keberangkatan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026)
- Diskon 13–14% untuk tiket pesawat kelas ekonomi (22 Desember 2025 – 10 Januari 2026)
“Kebijakan diskon lintas moda ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat selama liburan dan memperkuat dampak ekonomi pariwisata,” kata Suntana.
Baca Juga: Kemenpar Mengperkuat Agenda Pariwisata Berkualitas untuk Ekonomi Nasional Indonesia
Konferensi pers ini juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu.
Artikel Terkait
Malaysia Jadi Pasar Utama, Kemenpar Intensifkan Promosi Jatim Lewat Wonderful Indonesia Journey
Ratusan Miliaran Melayang ! Lift Kaca Pantai T-Rex Dihentikan Gubernur Bali
Gastronomi Indonesia Diakui Dunia, Sabet Penghargaan Bergengsi dari LA LISTE
Kemenpar Mengperkuat Agenda Pariwisata Berkualitas untuk Ekonomi Nasional Indonesia