Fokus utama diarahkan pada konservasi lingkungan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sejalan dengan visi pariwisata yang lebih berkelanjutan. Prospek pariwisata Indonesia di tahun 2026 serta pentingnya analisis lingkungan strategis juga menjadi bagian dari pembahasan.
Co-Founder Traveloka, Albert, turut memberikan perspektifnya yang dilihat dari sisi industri yakni dengan mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini, sektor pariwisata mencatat pertumbuhan positif seiring meningkatnya pergerakan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurutnya, peluang untuk memperkuat kontribusi ekonomi pariwisata sangat terbuka lebar melalui kolaborasi pemerintah, mitra industri, dan komunitas. Aksesibilitas yang lebih baik, percepatan digitalisasi, dan pengalaman perjalanan yang inklusif dinilai akan menjadi faktor pendorong utama.
Baca Juga: Temuan Rafflesia hasseltii Viral, BRIN Beri Penjelasan Resmi
Secara keseluruhan, Wonderful Indonesia Outlook 2025/2026 menjadi ajang konsolidasi visi bersama bahwa pariwisata berkualitas bukan hanya tren, tetapi fondasi masa depan pariwisata Indonesia.
Melalui komitmen dan kolaborasi yang kuat ini Kemenpar berharap sektor ini dapat menjadi pilar ekonomi nasional yang kokoh, memberikan manfaat luas, sekaligus menjaga keberlanjutan alam dan budaya Indonesia.*****
Artikel Terkait
Kontroversi 439 Balpress Ilegal : Pedagang Resah, Pemerintah Minta Fokus ke Produk Lokal
Anthony Budiawan Angkat Suara Soal Maraknya Thrifting Ilegal, Nilai Kebijakan Larangan Pemerintah Sudah Tepat
Temuan Rafflesia hasseltii Viral, BRIN Beri Penjelasan Resmi
Gastronomi Indonesia Diakui Dunia, Sabet Penghargaan Bergengsi dari LA LISTE