“Diduga pengemudi kurang mengenal medan dan gagal mengendalikan laju kendaraan, sehingga mobil oleng dan terguling,” jelas Dini.
Penumpang Terpental, Mobil Rusak Berat
Benturan keras menyebabkan sejumlah penumpang terpental keluar kendaraan dan mengalami luka berat. Dari total 20 penumpang, tiga orang meninggal di tempat, yakni Esih, Tasa, dan Mulya. Sementara korban keempat, Sarnawi, meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.
Sisanya mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda. “Mobil Elf mengalami rusak berat dan telah dievakuasi dari lokasi kejadian,” imbuh Dini.
Seluruh korban diketahui merupakan warga Kabupaten Majalengka. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kelalaian pengemudi atau kondisi kendaraan.
Polisi Imbau Pengendara Waspada di Jalur Rawan
Dini menegaskan, Polres Sumedang telah menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pada Sabtu malam.
“Benar, kami masih olah TKP di lokasi kejadian. Informasi selengkapnya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia mengimbau para pengemudi agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur rawan Wado–Malangbong, terutama di kawasan Tanjakan Cae yang dikenal memiliki medan curam dan tikungan tajam.
Baca Juga: Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korea Selatan: Pakar Ragukan Bird Strike sebagai Penyebab Tunggal
“Kami mengimbau para pengemudi agar lebih berhati-hati, terutama di jalur curam seperti Tanjakan Cae,” kata Dini.
Sementara itu, Humas RSUD Umar Wirahadikusumah lainnya, Rendi, menambahkan rumah sakit masih menangani korban luka berat dan ringan akibat insiden tersebut.
“Tiga penumpang tewas di tempat kejadian, sementara belasan lainnya mengalami luka berat dan luka ringan dan kini dalam perawatan intensif,” ujar Rendi.
Hingga kini, Polres Sumedang berkomitmen menuntaskan penyelidikan atas kecelakaan maut mobil Elf pengangkut peziarah ini, guna memastikan penyebab serta mencegah kejadian serupa di jalur berisiko tinggi tersebut.***
Artikel Terkait
Kereta Makassar-Parepare: Cara Baru Menjelajahi Keindahan Sulawesi Selatan
Kemenpar Apresiasi Maskapai Eastar Jet Buka Rute Penerbangan Incheon-Manado
Cross Border Tourism, Membangun Pariwisata dari Perbatasan
Kronologi Kebakaran Truk BBM di Cianjur, Api Lahap Ruko