HUT TNI Ke-80 di Monas: Presiden Prabowo Pimpin Upacara, Warga Diimbau Hindari Kawasan Sekitar

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 07:27 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau gladi bersih HUT ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta (3102025) - WartaPesona.com (Doc. tni.mil.id)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau gladi bersih HUT ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta (3102025) - WartaPesona.com (Doc. tni.mil.id)

Dalam upacara puncak, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung jalannya seremoni, kemudian meninjau barisan pasukan dengan mobil kepresidenan Maung sambil menyapa masyarakat.

Baca Juga: Gelombang Kritik Parlemen Dijaga TNI AD, Pastikan Prajurit Tak Langgar Aturan Perundangan-undangan

TNI menurunkan 133 ribu prajurit dan 1.047 alutsista dari tiga matra: Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, termasuk kendaraan tempur, pesawat tempur, dan helikopter yang turut memeriahkan perayaan.

“Tema tahun ini, TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju, menunjukkan semangat TNI untuk tetap profesional, modern, dan adaptif menghadapi tantangan zaman,” ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah.

Puncak acara juga menampilkan defile pasukan dan parade udara, termasuk formasi pesawat tempur TNI AU yang melintas membentuk formasi merah putih di atas langit Monas.

Dampak Positif ke Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Perayaan HUT TNI di kawasan Monas juga memberi dampak ekonomi positif bagi pelaku UMKM dan sektor wisata perkotaan Jakarta.

Baca Juga: Uji Formil Ditolak MK, 4 Hakim Dissenting Opinion dan Minta Perbaikan UU TNI Dilakukan dalam 2 Tahun

Hotel-hotel di kawasan Gambir, Tanah Abang, dan Menteng mencatat kenaikan okupansi menjelang perayaan, sementara pelaku UMKM sekitar Monas menikmati peningkatan penjualan.

Kementerian Pariwisata mencatat kegiatan berskala nasional seperti ini berkontribusi terhadap daya tarik wisata sejarah dan nasionalisme, sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

“Acara besar seperti HUT TNI menghidupkan kawasan kota, menggerakkan UMKM, dan memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap simbol-simbol nasional,” kata seorang pengamat pariwisata Jakarta.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: tni.mi.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X