Inflasi Pangan Diklaim Turun, Mendagri Tito Soroti Peran Penyaluran Beras SPHP

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Minggu, 7 September 2025 | 06:58 WIB
Mendagri Tito Karnavian (kanan) mengklaim inflasi pangan nasional mengalami tren penurunan. (Instagram/titokarnavian) (Instagram/titokarnavian)
Mendagri Tito Karnavian (kanan) mengklaim inflasi pangan nasional mengalami tren penurunan. (Instagram/titokarnavian) (Instagram/titokarnavian)

 

WartaPesona.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengklaim inflasi pangan nasional mengalami tren penurunan.

Ia menyebut penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Bulog menjadi salah satu faktor yang diklaim berhasil meredam gejolak harga di masyarakat.

"Secara nasional angka inflasi menurun dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen (yoy)," ucap Tito dalam keterangan resmi pada Jumat 5 September 2025.

"Penyumbang utamanya adalah komoditas pangan, utamanya adalah cabai rawit. Tapi ada juga beberapa komoditas yang menurun karena intervensi pemerintah,” lanjutnya.

Baca Juga: DPR Tegaskan Anggota yang Dinonaktifkan Parpol Tak Lagi Terima Gaji dan Tunjangan

Tito juga menyebut stok beras berada dalam kondisi aman. Menurutnya, Bulog telah menyalurkan beras SPHP dengan lancar ke berbagai daerah, sehingga masyarakat bisa membeli beras dengan harga lebih murah.

"Beras ini komoditas rakyat yang utama. Stoknya cukup banyak. Bulog sudah menjual keluar melalui SPHP dengan distribusi cukup lancar ke berbagai tempat," kata mantan Kapolri itu.

Tito menjelaskan bahwa penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP berpotensi menurunkan harga beras di sejumlah daerah.

"Dengan beras SPHP makin gencar dilakukan oleh Bulog atas perintah Bapak Presiden Prabowo, kami harapkan harga beras di beberapa daerah yang naik itu bisa turun,” tambah Tito.

Baca Juga: Bulog Tegaskan Beras SPHP Terjamin Aman, Reproses Dilakukan untuk Jaga Kualitas

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year-on-year sebesar 2,31 persen pada Agustus 2025, dengan deflasi 0,08 persen month-to-month.

Deflasi terutama dipicu turunnya harga komoditas seperti tomat, cabai rawit, dan bawang putih.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam kesempatan yang sama juga menyebut stok beras nasional diklaim lebih dari 4 juta ton.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X