Di tengah semangat menyongsong usia ke-500 Jakarta, festival ini menjadi simbol harapan: bahwa Jakarta tak hanya menjadi kota megapolitan, tetapi juga kota global yang inklusif, hangat, dan penuh empati.
Melalui seni, setiap individu memiliki suara. Melalui keberagaman, Jakarta menemukan kekuatannya.***
Artikel Terkait
Pramono-Rano Karno Unggul di TPS 31 Kelurahan Gunung Sahari Utara
Hasil Rekap C1: Pramono Anung-Rano Karno Raih 50,09% Suara di Pilkada DKI Jakarta 2024
Wagub Rano Karno Resmikan Festival Cilandak Berbudaya 2025: Menjaga Akar Budaya di Tengah Transformasi Jakarta Global
Sekolah Swasta Gratis dan Jakarta Masa Depan: Rano Karno Ungkap Fokus Perubahan APBD 2025