WartaPesona.com- Jakarta, 2 Juli 2025 — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggiatkan promosi pariwisata Indonesia kepada pasar internasional. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah melalui kegiatan Familiarization Trip (Fam Trip) bertajuk Wonderful Indonesia Journey, yang berlangsung pada 24 hingga 28 Juni 2025 di kawasan Jakarta dan Bandung.
Fam Trip ini ditujukan bagi para pelaku bisnis pariwisata asal Malaysia, dengan harapan dapat meningkatkan minat dan angka kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi strategis antara Kemenpar bersama DPD ASITA Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, KAI Wisata, dan PIK Tourism Board.Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyatakan bahwa Malaysia merupakan salah satu pasar prioritas dalam sektor pariwisata Indonesia.
Baca Juga: Cegah Penyimpangan di Dunia Maya, Polda Lampung Bongkar Jaringan Konten Asusila di Facebook
“Wisatawan dari Malaysia merupakan kontributor terbesar dalam jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Pada tahun 2024, lebih dari 2,27 juta wisatawan Malaysia tercatat berkunjung ke berbagai destinasi di tanah air,” ujar Made dalam keterangan pers, Rabu (2/7/2025).
Menurut Made, kedekatan geografis, kemiripan budaya, serta faktor affordable luxury menjadi daya tarik utama Indonesia bagi wisatawan asal negeri jiran tersebut.
Oleh karena itu, Kemenpar terus memperkuat upaya promosi, tidak hanya dengan kampanye konvensional, tetapi juga melalui pengalaman langsung seperti Fam Trip ini.
Baca Juga: Selamatkan 30 Juta Jiwa, Pemerintah Catat Rekor Pengungkapan Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah
Dalam program Wonderful Indonesia Journey, para peserta yang merupakan perwakilan dari Travel Agent dan Tour Operator (TA/TO) Malaysia diajak menjelajahi sejumlah destinasi unggulan di Jakarta dan Bandung.
Mereka juga diberi kesempatan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan layanan Kereta Wisata dari KAI Wisata, sebagai salah satu produk unggulan transportasi pariwisata domestik.
Asisten Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara I, Dedi Ahmad Kurnia, menambahkan bahwa dalam kegiatan ini para peserta juga diperkenalkan dengan aspek-aspek unique interests dari pariwisata Indonesia, termasuk warisan gastronomi lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi luar biasa tidak hanya dari sisi alam dan budaya, tetapi juga dari segi kuliner, yang kini semakin diminati oleh wisatawan global,” ujarnya.
Kemenpar sebelumnya juga telah aktif mengikuti berbagai kegiatan promosi pariwisata di Malaysia sepanjang 2024, seperti MATTA Fair di Kuala Lumpur, kegiatan direct selling “Batam Bintan Welcome You” di Johor Bahru, serta “Gebyar Nusantara” dan Misi Penjualan di Kuching.
Artikel Terkait
Kemenpar dan Asosiasi Pariwisata Bersatu, Bali Menuju Pariwisata Berkelanjutan
Libur Natal & Tahun Baru 2025: Strategi Kemenpar Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Nasional
Pra-Rakornas Kemenpar: Membangun Pariwisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Pentahelix
Kemenpar Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Lewat Kampanye Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Inovasi Digital
Penurunan Mobilitas di Pulau Bali Selama Libur Nataru 2024: Kemenpar Nyatakan Wisata Tetap Aman dan Nyaman
Gerakan Wisata Bersih: Kemenpar Gelar Program Unggulan untuk Kebersihan Destinasi dan Keselamatan Wisatawan
Menpar Widiyanti Putri Wardhana Lantik Pejabat Baru di Kemenpar, Tegaskan 7 Prinsip untuk Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif: Strategi Inklusif dan Berkelanjutan Kemenpar Dorong Kebangkitan Sektor Wisata Nasional