Transparansi di Tengah Polemik, Menteri UMKM Klarifikasi ke KPK Soal Perjalanan Istri ke Eropa

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Minggu, 6 Juli 2025 | 02:04 WIB
 Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman memberikan keterangan pers usai bertemu dengan perwakilan KPK di Jakarta, Jumat (4/7/2025). (Instagram.com/@maman.abdurrahman.st)
Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman memberikan keterangan pers usai bertemu dengan perwakilan KPK di Jakarta, Jumat (4/7/2025). (Instagram.com/@maman.abdurrahman.st)

WartaPesona.com – Di tengah sorotan publik terkait perjalanan istrinya ke Eropa, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman mengambil langkah cepat dan terbuka: datang langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi.

Langkah ini menjadi contoh konkret dari pejabat publik yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan komitmen terhadap integritas.

Baca Juga: Transformasi Digital untuk UMKM: Tantangan dan Peluang

Maman menjelaskan bahwa perjalanan istrinya, Agustina Hastarini, dalam kegiatan “Misi Budaya” ke beberapa kota di Eropa seperti Istanbul, Amsterdam, Brussels, dan Milan tidak melibatkan dana negara maupun bantuan pihak luar.

“Saya pastikan, satu rupiah pun tidak berasal dari uang negara ataupun pihak lain,” tegas Maman usai pertemuan dengan Deputi Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Baca Juga: Menjawab Tantangan Global, 6 Calon Dubes RI Paparkan Visi Strategis di Hadapan DPR

Isu bermula dari beredarnya surat berkop Kementerian UMKM yang mencantumkan nama sang istri dan ditujukan kepada sejumlah Kedutaan Besar RI di Eropa. Surat tersebut menjadi sorotan di media sosial dan memicu dugaan pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

Menjawab itu, Maman hadir secara sukarela ke KPK, membawa dokumen pembuktian bahwa seluruh biaya perjalanan, termasuk hotel, telah dibayar pribadi sejak Mei 2025.

Baca Juga: Inovasi Produk: Senjata Rahasia UMKM untuk Unggul di Tengah Persaingan Ketat

"Sejak awal tidak ada niat menggunakan fasilitas negara. Ini soal menjaga harga diri saya sebagai pejabat dan kepala keluarga," ujarnya tegas.

Bagi Maman, langkah ini bukan hanya soal meredam rumor, melainkan bentuk nyata menjaga kehormatan pribadi dan institusi. Ia berharap klarifikasi ini mampu mengakhiri polemik serta menjadi pengingat bahwa transparansi harus dikedepankan dalam jabatan publik. ***(SA)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X