Akhirnya Minta Maaf, 'Mas Pelayaran' Akui Kesalahan dan Siap Hadapi Proses Hukum

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Minggu, 6 Juli 2025 | 01:44 WIB
 Tangkap layar video permintaan maaf T alias ‘Mas Pelayaran’ yang viral di media sosial setelah diduga aniaya driver ojol. (Instagram/merapi_uncover)
Tangkap layar video permintaan maaf T alias ‘Mas Pelayaran’ yang viral di media sosial setelah diduga aniaya driver ojol. (Instagram/merapi_uncover)



WartaPesona.com
– Di tengah sorotan publik dan viralnya aksi massa para driver makanan online yang menggeruduk rumahnya, pria berinisial T—yang dijuluki warganet sebagai “Mas Pelayaran”—akhirnya angkat suara.

Melalui video permintaan maaf yang diunggah di media sosial, T atau Takbirdha Tsalasiwi Wartyana mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalan atas tindakannya yang diduga menganiaya seorang driver ShopeeFood dan pasangannya.

“Assalamualaikum wr wb. Saya Takbirdha Tsalasiwi Wartyana memohon maaf kepada korban dan seluruh driver ojol, khususnya ShopeeFood atas kejadian pada Kamis malam, 3 Juli 2025,” ucapnya dalam video yang diunggah akun Instagram @merapi_uncover.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Proses Hukum Berjalan: Massa Emosi Tak Boleh Rusak Fasilitas Negara

T mengaku terpancing emosi akibat keterlambatan pesanan, yang berujung pada cekcok dengan driver. Dalam video lain yang beredar, terdengar ia menegur dengan nada tinggi:
"Aku wong pelayaran, mbak. Koe ngerti disiplin ora? Koe ngerti tanggung jawab dewe ra?"

Setelah pertikaian verbal itu, diduga terjadi pemukulan. Peristiwa tersebut memicu solidaritas dari rekan-rekan sesama driver online yang kemudian mendatangi rumah T di Godean, Sleman. Aksi protes itu berakhir ricuh dan memicu perusakan fasilitas umum.

Baca Juga: Jakarta dan Kemenpar Bersinergi Majukan Pariwisata Berkelanjutan Menuju Kota Global

Meski kini dalam sorotan, T menyatakan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Saya sangat menyesal dan siap menerima konsekuensi dengan prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi langkah awal menuju penyelesaian yang adil dan damai, serta pengingat pentingnya pengendalian diri dalam menghadapi konflik. ***(SA)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X