Menutup pernyataannya, Menag menyampaikan visi besar LPDU: mengentaskan kemiskinan mutlak di Indonesia.
Dengan estimasi 2 juta orang dalam kategori ini, hanya diperlukan sekitar Rp24 triliun untuk menyelesaikannya. Jika Baznas dan lembaga lain dapat bekerja optimal, visi ini bukan mimpi belaka.
“Kalau Baznas bisa ambil separuhnya saja, maka kita bisa menghapus kemiskinan mutlak di negeri ini. LPDU akan jadi tulang punggung perjuangan itu,” tegas Menag.
Inisiatif LPDU bukan hanya soal manajemen keuangan, tapi juga tentang membangun peradaban umat yang mandiri, bermartabat, dan saling menguatkan. Sebuah langkah konkret menuju keadilan sosial berbasis nilai-nilai agama.***
Artikel Terkait
Menag Yaqut Kutuk Pembakaran dan Penyobekan Al-Quran, Itu adalah Teror dan Ekstremitas yang Merusak Harmoni
Menag Yaqut Apresiasi Perjuangan Tokoh dan Pesantren Dalam Rangka Peringatan Satu Abad NU
7 jemaah haji Indonesia wafat di Padang Arafah, Menag Yaqut ingatkan lontar jumrah di Mina akan lebih berat
Jemaah Haji Indonesia bersiap pulang ke Tanah Air, Menag Yaqut: Kuota Haji tahun 2024 sebesar 221.00 jemaah
Hari Santri 2023, Menag Yaqut ajak santri jihad intelektual di era teknologi digital jayakan negeri
Bertolak ke Saudi, Menag Bawa Misi Presiden Prabowo untuk Tingkatkan Kualitas Haji 2025
Menag Nasaruddin Umar Ajak Kepala Daerah Manfaatkan 100 Hari Pertama untuk Revolusi Manajemen
Gelar Open House Idulfitri, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Wujudkan Hikmah Ramadan dalam Kehidupan