Sinergi Pemerintah dan Pesantren untuk Ekonomi Berkelanjutan
Kemenkop telah merancang tiga pendekatan utama dalam pengembangan koperasi desa: revitalisasi koperasi yang sudah berjalan dengan baik, penguatan koperasi yang masih belum berkembang, serta pembentukan koperasi baru di desa-desa yang belum memiliki koperasi.
Buya Yahya, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, menyambut baik inisiatif ini dan siap berkontribusi dalam menyukseskan pengembangan koperasi syariah.
"Koperasi syariah bukan sekadar wadah ekonomi, tetapi juga bagian dari pembangunan umat. Kami mengajak lebih banyak pihak untuk bergabung dan bersama-sama membangun ekonomi yang lebih adil dan berkah," ujar Buya.
Dengan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat, koperasi syariah diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan di Indonesia.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025: Idulfitri Serentak di Seluruh Indonesia
Lonjakan Arus Mudik! 763 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek di H-10 hingga H-6 Lebaran 2025
Khidmat Idulfitri di Istiqlal: Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Bersama Ribuan Jemaah
Puasa Mabrur, Kunci Indonesia Maju: Khotbah Idulfitri di Istiqlal
Idulfitri 1446 H: Presiden Prabowo Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Kepedulian
Nyepi sebagai Momen Refleksi dan Kedamaian: Pesan Presiden Prabowo untuk Indonesia
Lebaran di Istana: Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Rakyat
Lebaran di Istana: Ribuan Bingkisan dan Suvenir untuk Warga, Simbol Kebersamaan dan Kepedulian
Silaturahmi Idulfitri 1446 H: Presiden Prabowo Gelar Griya, Pererat Kebersamaan Bangsa
Gelar Open House Idulfitri, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Wujudkan Hikmah Ramadan dalam Kehidupan