RPJMN 2025-2029: Langkah Awal Menuju Indonesia Emas 2045

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Minggu, 9 Maret 2025 | 14:50 WIB
RPJMN 2025-2029. (Foto: setneg.go.id)
RPJMN 2025-2029. (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Pemerintah Indonesia terus bergerak maju dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai langkah awal dalam mencapai tujuan besar tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 pada 10 Februari 2025.

RPJMN ini menjadi tahap pertama dalam implementasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, yang menjadi pijakan utama pembangunan nasional selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Cara Efektif Menghapus Kenangan Buruk: Pendekatan Ilmiah dan Filosofis untuk Hidup Lebih Bahagia

RPJMN 2025-2029 merancang transformasi menyeluruh dalam berbagai sektor yang menjadi fondasi Indonesia Maju. T

ransformasi ini mencakup aspek sosial, ekonomi, tata kelola pemerintahan, supremasi hukum, stabilitas nasional, ketahanan sosial budaya, pembangunan infrastruktur, serta keberlanjutan lingkungan.

Dengan arah kebijakan yang jelas, RPJMN ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi AI Gratis yang Bisa Memudahkan Pekerjaanmu

Delapan Prioritas Nasional dalam RPJMN 2025-2029
Untuk memastikan pembangunan yang selaras dengan visi besar Indonesia, RPJMN 2025-2029 menetapkan delapan prioritas nasional yang mencerminkan delapan misi Presiden atau yang dikenal dengan Asta Cita. Berikut adalah delapan prioritas utama:

Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).
Memperkuat pertahanan keamanan dan mendorong kemandirian bangsa, termasuk dalam ketahanan pangan, energi, air, serta pengembangan ekonomi syariah, digital, hijau, dan biru.


Pengembangan infrastruktur berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja berkualitas, dengan fokus pada kewirausahaan, industri kreatif, serta agromaritim berbasis koperasi.


Pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, kesetaraan gender, serta peningkatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.***


Melanjutkan hilirisasi dan penguatan industri berbasis sumber daya alam, guna meningkatkan nilai tambah dalam negeri.


Pembangunan berbasis desa dan daerah, untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X