Menkes Budi mengakui bahwa program ini membutuhkan anggaran besar. Pemerintah telah menyiapkan dana awal sebesar Rp4,7 triliun, meskipun masih mengalami penyesuaian.
Namun, ia memastikan bahwa anggaran tahap awal sudah tersedia, dan jika diperlukan, tambahan dana akan diajukan.
"Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Jika nantinya butuh tambahan dana, kita akan mengajukan lagi, karena ini merupakan prioritas bagi Presiden," pungkas Menkes Budi.
Dengan dimulainya program ini, pemerintah berharap masyarakat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan yang tersedia demi meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Malaysia di Berbagai Sektor
Tahun Baru Imlek 2576: Presiden Prabowo Serukan Persatuan dalam Keberagaman
Perkuat Sinergi Strategis, Presiden Prabowo Sambut Menteri Suhail di Jakarta
Rapim TNI-Polri 2025: Presiden Prabowo Tegaskan Loyalitas Tanpa Batas untuk Negara
Presiden Prabowo Desak Investigasi Transparan atas Penembakan WNI di Malaysia, Ingatkan Warga Akan Risiko Jalur Ilegal
Program Makan Bergizi Gratis: Langkah Presiden Prabowo Menuju Masa Depan Sehat Anak Indonesia
Presiden Prabowo dan Ketua MPR Bahas Program Nasional dan Isu Strategis di Istana Merdeka
Jelang Ramadan, Presiden Prabowo Pastikan Stok Pangan Aman: Petani Sejahtera, Harga Stabil
Reformasi Subsidi LPG: Presiden Prabowo Pastikan Rakyat Tak Dirugikan
Presiden Prabowo Pastikan Penertiban Pengecer LPG Berjalan Lancar, Stok Aman untuk Rakyat