BPK meminta dukungan Presiden Prabowo dalam pencalonan BPK sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BOA) periode 2026-2032.
Pemilihan anggota UN BOA dijadwalkan pada Maret 2025 dan akan diputuskan oleh Sidang Umum PBB pada November 2025.
Presiden Prabowo, dalam sambutannya, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPK dalam memperbaiki tata kelola keuangan negara, yang diharapkan dapat lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada BPK atas upaya mereka dalam menjaga dan meningkatkan integritas pengelolaan keuangan negara.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, bersama sejumlah anggota BPK lainnya, yang berperan penting dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan.
Dengan diterimanya IHPS I 2024, diharapkan pemerintah dan BPK dapat terus memperkuat kolaborasi mereka untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara, yang pada akhirnya dapat mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan Perusahaan Raksasa AS di Washington: Dorong Investasi untuk Perkuat Ekonomi Indonesia
PM Selandia Baru: Kepemimpinan Presiden Prabowo Akan Bawa Ekonomi Indonesia Semakin Cemerlang
Pertemuan Hangat Presiden Prabowo dan PM Selandia Baru, Sambut Wartawan dengan Canda dan Tawa
Pertemuan Bersejarah di Lima: Presiden Prabowo dan Presiden Vietnam Perkuat Kemitraan Strategis
Hangatnya Diplomasi di Lima: Presiden Vietnam Ajak Presiden Prabowo Foto Bareng Usai Pertemuan Bilateral
Presiden Prabowo di Gala Dinner APEC 2024: Momen Hangat dengan Presiden Joe Biden, Presiden Xi Jinping, dan Pemimpin Asia Tenggara
Ekonomi Kreatif: Berperan Penting untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Presiden Prabowo: Guru, Pilar Keberhasilan Bangsa dan Prioritas Utama Kabinet Merah-Putih
Menpora Dito: Optimalkan Desain Besar Olahraga Nasional untuk Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Minta Hukuman Harvey Moeis Naik Jadi 50 Tahun: ‘Vonisnya Jangan Terlalu Ringan’