Industri Hijau: Masa Depan Berkelanjutan Indonesia di Tengah Era Dekarbonisasi

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Kamis, 21 November 2024 | 13:32 WIB
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Andi Rizaldi. (kemenperin.go.id)
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Andi Rizaldi. (kemenperin.go.id)

Sebagai pusat industri, Jawa Timur mencatat kontribusi besar terhadap ekonomi nasional. Pada Triwulan III 2024, sektor industri pengolahan menyumbang 25,55% terhadap ekonomi Pulau Jawa, dengan pertumbuhan 5,92%.

Subsektor makanan dan minuman mendominasi dengan kontribusi 40,18%, diikuti oleh industri tembakau (22,78%) serta kimia dan farmasi (9,83%).

“Dengan dukungan kebijakan industri hijau dan kolaborasi yang solid, kami optimistis transformasi ini mampu memperkuat posisi Indonesia dalam era ekonomi hijau dan digital,” kata Ransi.

Baca Juga: Kolaborasi Pemuda Masjid: Menpora Dito Sambut Program Sinergi BKPRMI

Transformasi ini bukan sekadar upaya ramah lingkungan, tetapi juga langkah strategis untuk menciptakan industri berdaya saing tinggi di pasar global. Era dekarbonisasi adalah momen emas bagi Indonesia menuju masa depan berkelanjutan. ***(HA)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X