Tingkatkan Transparansi dan Prestasi: Wamenpora Tutup Bimtek Administrasi Olahragawan Elit Nasional

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Kamis, 21 November 2024 | 12:44 WIB
Wamenpora Taufik Hidayat memukul gong penutupan Bimtek Administrasi, didampingi pejabat Kemenpora, simbol komitmen transparansi dan prestasi. (Kemenpora (Foto: Egan))
Wamenpora Taufik Hidayat memukul gong penutupan Bimtek Administrasi, didampingi pejabat Kemenpora, simbol komitmen transparansi dan prestasi. (Kemenpora (Foto: Egan))

WartaPesona.com - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, secara resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Administrasi Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional sekaligus Sosialisasi Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, Rabu (20/11) malam, di Holiday Inn Bandung Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Indonesia Manufacturing Center Purwakarta: Langkah Strategis Menuju Kemandirian Industri Nasional

Penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wamenpora, didampingi Asisten Deputi (Asdep) Olahragawan Andalan, Budi Ariyanto Muslim, dan Sekretaris Deputi (Sesdep) Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyani Sri Suhartuti.

Dalam pidatonya, Wamenpora Taufik menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, terutama untuk program pelatnas yang didanai APBN.

Ia berharap para peserta Bimtek yang terdiri dari pengurus induk cabang olahraga (cabor) dapat mengimplementasikan materi yang telah dipelajari dalam pengelolaan program pelatnas masing-masing.

Baca Juga: Apple Siap Investasi Rp1,58 Triliun di Indonesia: Kemenperin Dorong Komitmen TKDN untuk Ekosistem Digital Lokal

“Semua materi yang disampaikan harus diterapkan demi mendukung keberhasilan atlet-atlet Indonesia dalam multievent internasional mendatang,” ujar Wamenpora.

Menurutnya, Bimtek ini adalah langkah strategis untuk menciptakan pengelolaan yang lebih baik demi meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah global.

Salah satu fokus dalam kegiatan ini adalah sosialisasi Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur standar pengelolaan organisasi olahraga di lingkup olahraga prestasi.

Baca Juga: Strategi Kemenperin Pacu Daya Saing Industri: Perketat Impor dan Perkuat Hilirisasi

Regulasi ini diharapkan mampu menjadi panduan bagi induk cabor dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan dan manajemen organisasi.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan harus dipertanggungjawabkan. Dengan regulasi ini, diharapkan tidak ada lagi temuan negatif saat pemeriksaan BPK RI,” tegas Asdep Olahragawan Andalan, Budi Ariyanto Muslim.

Bimtek yang berlangsung sejak Senin (18/11) ini dihadiri oleh perwakilan dari 32 cabor dan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

Baca Juga: Motivasi Erick Thohir di Ruang Ganti Ampuh Mengantar Indonesia Kalahkan Arab Saudi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenpora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X