WartaPesona.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011–2014) Mari Elka Pangestu berdialog hangat membahas strategi besar menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertemuan berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (19/11/2024).
Baca Juga: Kolaborasi Lintas Sektor: Kunci Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Hadapi Dinamika Global
Dalam diskusi, Menteri Riefky menekankan potensi ekonomi kreatif untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong hilirisasi komoditas primer, dan memajukan komersialisasi produk kreatif.
“Ekonomi kreatif adalah the new engine of growth menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Riefky, didampingi Wakil Menekraf Irene Umar.
Baca Juga: Danau Toba Beraksi: Aquabike Jetski World Championship 2024 Dorong Pariwisata Lokal
Riefky memaparkan desain besar pengembangan ekonomi kreatif, sambil mengidentifikasi tantangan utama, termasuk:
- Minimnya kuantitas dan kualitas SDM ekonomi kreatif.
- Lemahnya kesadaran terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Baca Juga: Fesbul 2024: Panggung Sineas Muda Indonesia untuk Dunia
Untuk mengatasi ini, Menekraf mengajukan regulasi pendukung, penambahan anggaran, serta peningkatan monitoring dan evaluasi dalam rapat bersama DPR Komisi VII.
Mari Elka Pangestu, kini Utusan Khusus Presiden untuk Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, menyatakan dukungan penuh.
“Ekonomi kreatif adalah kekuatan Indonesia yang tak terbatas karena berbasis ide. Jika dikelola dengan tepat, ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029,” ungkapnya.
Baca Juga: Kemitraan Kunci Kesuksesan IKM: Gebyar IKMA 2024 Perkuat Rantai Pasok dan Inovasi
Ia juga mendorong Menekraf memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat realisasi program.
Dialog ini mempertegas komitmen pemerintah menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Dengan sumber daya berbasis ide dan inovasi, sektor ini menjadi harapan besar untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Artikel Terkait
Mendorong Kualitas Desa Wisata: Kemenparekraf Beri Bantuan Pengembangan untuk 24 Desa Wisata di 12 Provinsi
Transformasi Pariwisata Berkelanjutan: Kemenparekraf Pecah Menjadi Dua Entitas Demi Program Inovatif 2024
Perkuat Pariwisata Desa, Kemenparekraf Beri Dukungan Literasi Bisnis dan Keuangan di Jawa Barat
Kemenparekraf Gaet Wisatawan Asia Selatan Lewat Famtrip Eksklusif ke 5 Destinasi Indonesia
Dorong Investasi Besar, Kemenparekraf Siapkan Sinergi Pusat dan Daerah