Kolaborasi untuk Perdamaian: Indonesia-China Sepakati Investasi Strategis

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Senin, 11 November 2024 | 21:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto berbicara di Indonesia-China Business Forum 2024 di Beijing, dikelilingi oleh delegasi dan pengusaha dari Indonesia dan Tiongkok. (Promedia)
Presiden Prabowo Subianto berbicara di Indonesia-China Business Forum 2024 di Beijing, dikelilingi oleh delegasi dan pengusaha dari Indonesia dan Tiongkok. (Promedia)

WartaPesona.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan negara-negara besar seperti China sebagai jalan menuju perdamaian dan stabilitas kawasan.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Indonesia-China Business Forum 2024 di Beijing, Minggu (10/11), di hadapan para pebisnis kedua negara.

Baca Juga: Kevin Diks Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas Hadapi Kualifikasi Piala Dunia

Setelah kunjungan kenegaraan dan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping pada Sabtu (9/11), Presiden Prabowo menekankan bahwa kedua negara sepakat untuk melanjutkan kolaborasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan, bisnis, dan industri.

"Sinergi ini sangat menjanjikan. Kami optimistis, kolaborasi di sektor pendidikan, bisnis, dan industri akan membawa dampak positif yang besar," kata Presiden Prabowo.

Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Dapat Amunisi Baru: Estella Loupattij dan Noa Leatomu Resmi Jadi WNI

Menurut Presiden Prabowo, kerja sama erat antara Indonesia dan China merupakan langkah strategis untuk menciptakan stabilitas di kawasan Asia.

Ia mengingatkan bahwa di era modern ini, kolaborasi harus diutamakan daripada konfrontasi.

"Kita harus menjadi contoh, bahwa kolaborasi adalah jalan menuju perdamaian. Indonesia tetap teguh dengan sikap non-aliansi dan selalu menghormati kekuatan besar di dunia," tegasnya.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Juara Piala AFF 2024: Kemenangan Bersejarah Usai 14 Tahun Penantian

Forum bisnis tersebut juga menjadi ajang penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan China dengan total nilai mencapai $10,07 miliar.

Kesepakatan ini mencakup sektor manufaktur canggih, energi terbarukan, kesehatan, hilirisasi, ketahanan pangan, dan keuangan.

"Hari ini sangat penting karena perjanjian senilai $10 miliar telah ditandatangani. Kami terbuka untuk lebih banyak investasi baru dan siap menciptakan iklim kerja sama yang kondusif," ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga: Uang Rp2,8 Miliar Lebih Disita, Lihat 4 Fakta Penangkapan Tersangka Baru dalam Kasus Judi Online di Komdigi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X