WartaPesona.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat hilirisasi sektor industri, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia negara maju.
Hilirisasi dianggap sebagai langkah strategis guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk nasional, terutama di sektor pengolahan industri yang menunjukkan tren pertumbuhan positif di tengah tantangan global.
Baca Juga: Pemprov DKI Percepat Perbaikan Saluran Air di Jakarta Selatan, Cegah Banjir Musim Hujan
Industri logam dasar menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.
Salah satu yang mencolok adalah industri pipa seamless, yang tumbuh pesat seiring meningkatnya kebutuhan di sektor minyak dan gas bumi (migas).
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menegaskan pentingnya sinergi antara sektor migas dan industri pengolahan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi nasional.
Baca Juga: Startup4Industry 2024: Dorong Kolaborasi Teknologi dan Pendanaan untuk Perkuat IKM di Indonesia
“Sektor migas berperan penting dalam memperkuat rantai pasok, khususnya untuk mendukung produksi pipa seamless dalam negeri,” kata Faisol pada peresmian pabrik pipa seamless milik PT Artas Energi Petrogas di Jakarta, Rabu (6/11).
Pabrik ini diharapkan mampu memproduksi 250.000 ton pipa per tahun, sepenuhnya dengan investasi dalam negeri.
Kemenperin juga berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui platform Buku Apresiasi Produk Dalam Negeri (APDN), yang mencatat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk produk migas.
Baca Juga: Jelang Lawan Jepang dan Arab Saudi, PSSI Tingkatkan Standar Keamanan dengan Garuda ID dan CCTV
“Dengan meningkatkan penggunaan produk bersertifikat TKDN, kita tidak hanya menambah nilai dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM,” jelas Faisol.
Faisol mengapresiasi langkah KSO PT Artas Energi Petrogas dan Inerco Global International yang membangun lini produksi pipa drill, OCTG, line pipe, dan mechanical tube.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan industri dalam menghadirkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar global.
Artikel Terkait
Industri Kopi Indonesia: Menjawab Permintaan Global yang Terus Meningkat
MotoGP Mandalika 2024 Dongkrak Ekonomi Mataram: Dampak Signifikan bagi Industri Perhotelan
Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Atlet: Beasiswa dan Industri Olahraga Jadi Fokus
Mendorong Lompatan Industri Gim: Dukungan Menparekraf untuk Perpres Nomor 19 Tahun 2024
Program Pelatihan dan Sertifikasi SDM Parekraf 2024: Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing Industri Kreatif