Kisah John Mars, Pewaris Kerajaan Cokelat dan Permen Terbesar di Dunia

photo author
Fathan Riyandi, Warta Pesona
- Kamis, 7 November 2024 | 20:14 WIB
Potret Pengusaha Permen dan Cokelat John Franklyn Mars yang masuk daftar top 30 orang terkaya di dunia. Mari mengintip kisah inspiratifnya. (YouTube.com / USA Celebrity Net Worth)
Potret Pengusaha Permen dan Cokelat John Franklyn Mars yang masuk daftar top 30 orang terkaya di dunia. Mari mengintip kisah inspiratifnya. (YouTube.com / USA Celebrity Net Worth)

WartaPesona.com - Siapa yang tidak bermimpi menjadi pewaris kerajaan cokelat dan permen terbesar di dunia? Tentu membayangkan hidup yang penuh momen manis.

Bagi masyarakat Indonesia, produk seperti Snickers dan Mars pasti sudah tidak asing lagi. Cokelat dan permen ini mendunia dan laris di Amerika Serikat serta banyak negara lainnya.

Namun, siapakah sosok di balik kesuksesan merek-merek tersebut? Berikut kisah inspiratifnya.

Baca Juga: Inilah Daftar Negara dengan Miliarder Terbanyak di Dunia, Indonesia Termasuk Juga

Miliarder di Daftar 30 Orang Terkaya Dunia

John Franklin Mars adalah sosok di balik kesuksesan produk Snickers dan Mars.

Berdasarkan data Forbes, pada 7 November 2024, kekayaan bersih John Mars mencapai 46,8 miliar dolar atau sekitar Rp736,6 triliun, menjadikannya salah satu dari 30 orang terkaya di dunia.

Selain Snickers dan Mars, keluarga Mars juga memiliki merek ternama lain seperti M&Ms, Skittles, Milky Way, dan Twix, yang dikenal luas di berbagai negara.

Baca Juga: Kisah Inspiratif: Sikap Pengusaha Kawakan Asal Indonesia Ini Ogah Pamer Walau Bisnisnya Untung Ratusan Miliar Rupiah

Miliarder yang Tertutup dari Sorotan Publik

Meski kaya raya, John Mars adalah sosok yang tertutup dan jarang muncul di media sosial.

John menikah dengan Adrienne Bavis pada tahun 1959 dan memiliki tiga anak, yaitu Linda Anne Mars, Frank Edward Mars, dan Michael John Mars.

Walau jarang tampil di depan publik, John terus menghadirkan inovasi baru untuk perusahaan cokelat dan permen keluarganya.

Salah satu langkah besar dalam bisnisnya adalah akuisisi produsen permen karet Wrigley senilai 23 miliar dolar (sekitar Rp362 triliun) pada tahun 2008.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fathan Riyandi

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X