Namun demikian, Presiden Jokowi melihat adanya peluang untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global, di tengah situasi perang dagang dan inflasi yang melanda banyak negara tersebut.
Baca Juga: Begini menurut penelitian soal bahan pangan organik yang dipercaya lebih sehat
"Saat banyak negara melakukan restriksi akibat perang dagang, menurut saya di situ ada peluang. Saat banyak negara mengalami inflasi tinggi, menurut saya di situ juga ada peluang," katanya.
Dia mengatakan, bahwa era digital harus dimanfaatkan secara maksimal dalam memasarkan produk Indonesia.
Presiden menekankan, Indonesia harus mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekspor yang lebih tinggi lagi.
"Meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk kita, serta bisa merambah ke pasar yang lebih luas lagi," kata Presiden Jokowi, optimis.
Sementara itu, Trade Expo Indonesia 2024 diadakan secara hybrid, untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Indonesia ke pasar dunia.
Presiden Jokowi berharap, Trade Expo Indonesia 2024 dapat mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia, meningkatkan kualitas, dan daya saing produk nasional di pasar internasional. ***(KKO)
Artikel Terkait
Presiden Jokowi pastikan semua kebijakan Presiden Terpilih Prabowo Subianto terakomodir di RAPBN 2025
Kata Presiden Jokowi, konsep pengembangan ekonomi di IKN sesuai Asta Cita Prabowo-Gibran
Presiden Jokowi ingatkan 85 juta pekerjaan akan hilang di tahun 2025! Gig Economy akan jadi tren, apa itu?
Sandiaga Uno Promosikan Batik di Forum Ekonomi Kreatif Dunia di Uzbekistan
Perkuat Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Bahas Kerja Sama dengan Uzbekistan dan Thailand
Kustomfest 2024: Magnet Wisatawan dan Ajang Promosi Ekonomi Kreatif di Yogyakarta
Alasan Presiden Jokowi yakin Indonesia jadi kekuatan ekonomi baru superpower economy di Asia
Optimisme Indonesia Maju: Belanja produk lokal tingkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen per tahun