"Demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan, pihak panitia memilih segera membersihkannya," demikian lanjutan posting klarifikasi itu.
Disampaikan pula, bahwa para petugas kebersihan bekerja cepat, dan sebagian besar nasi tumpeng sudah dimakan dan dibagikan kepada masyarakat Karawang yang hadir lokasi acara.
"Untuk itu kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memohon maaf, atas ketidaknyamanan akibat informasi tersebut," tulis akun IG @karawangkab.go.id.
Sebelumnya, sebanyak 1.600 nasi tumpeng Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang menarik perhatian ribuan warga.
Baca Juga: OPPO RUN 2024: Marathon Pertama di Bali, Kolaborasi Gaya Hidup Sehat dan Teknologi
Seribu lebih nasi tumpeng itu ditata sedemikian rupa hingga membentuk Peta Wilayah Kabupaten Karawang.
Hasil verifikasi Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat, Peta Karawang dari nasi tumpeng itu seluas 25x30 meter, dan dinyatakan sebagai rekor terbesar di dunia.
Nasi Tumpeng Hari Jadi ke-391 Karawang merupakan hasil kolaborasi pentahelix antara Pemda, perusahaan, sekolah dan stakeholders lainnya di Karawang. ***(KKO)
Artikel Terkait
Menteri Sandiaga Uno dan Presiden PKS Melihat Langsung Kreativitas Petani Milenial di Karawang
Paella, makanan khas Spanyol berupa nasi dengan ragam sayuran, dan daging yang mengundang selera
Nasi Campur Bali: Wisata Rasa Menuju Surga Kuliner Pulau Dewata!
Nasi Padang: Nikmatnya Wisata Kuliner di Ranah Minangkabau
Sandiaga Uno : Destinasi Wisata Terdepan, 14 Desa Peserta ADWI 2023 Raih Rekor MURI
Rasa Tradisional Terangkat di Awi Langit: Nikmati Nasi Timbel ala Resto dan Coffe
Kisah Unik Dapur Khas Minangkabau: Nasi Padang dan Rendang, Berikut Informasinya
Bangga Sekali! Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Raih 4 Rekor MURI dalam HUT ke-73
Nikmati Sensasi Kuliner Terbaik di Pulau Dewata: Menyelusuri Kelezatan Nasi Campur Bali
Relawan PRIDE Pecahkan Rekor MURI sebagai Relawan Politik Pertama yang Menggunakan AI
Nasi Tepeng Gianyar: Karya Kuliner Tradisional Bali yang Pedas dan Penuh Rasa
Densus 88 Menangkap Tersangka Terorisme di Karawang, Diduga Terkoneksi dengan ISIS