1.600 Nasi Tumpeng Hari Jadi ke-391 Karawang pecahkan rekor MURI berbuntut kritik, Pemda beri klarifikasi begini

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Minggu, 15 September 2024 | 18:36 WIB
Sebanyak 1.600 nasi tumpeng ditata sedemikian rupa hingga membentuk Peta Wilayah Kabupaten Karawang di Hari Jadi ke-391 Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2024).  (Instagram @karawangkab.go.id)
Sebanyak 1.600 nasi tumpeng ditata sedemikian rupa hingga membentuk Peta Wilayah Kabupaten Karawang di Hari Jadi ke-391 Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2024). (Instagram @karawangkab.go.id)

WartaPesona.com - Sebanyak 1.600 nasi tumpeng Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang memecahkan rekor MURI sebagai yang terbesar di dunia.

Namun, Tumpeng Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang yang memecahkan rekor MURI tersebut menuai kritik dari netizen.

Nasi Tumpeng Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang memecahkan rekor MURI, bukan hanya jumlahnya yang mencapai 1.600. Melainkan, karena nasi tumpeng sebanyak itu ditata hingga membentuk peta Karawang.

Baca Juga: Pemukulan wasit sepak bola Aceh vs Sulteng di laga PON 2024, PSSI pastikan akan ada sanksi paling berat!

MURI mencatat nasi tumpeng sebanyak 1.600 buah yang ditata sedemikian rupa hingga membentuk Peta Wilayah Kabupaten Karawang, sebagai yang terbesar.

Namun gelaran spektakuler yang berlangsung di Plaza Pemda Karawang, Sabtu (14/9/2024), pada akhirnya menuai kritik dari netizen.

Netizen mengkritisi banyaknya nasi tumpeng sisa pemecahan rekor MURI di Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang tersebut yang dibuang percuma.

Baca Juga: Peparnas 2024 digelar di Solo Raya Oktober mendatang, Jateng optimis raih juara umum

Sebuah potongan video di Instagram dan platform media sosial lainnya menunjukkan hal tersebut.

Terkait hal itu, Pemda Karawang Jawa Barat melalui akun Instagram @karawangkab.go.id, pun memberikan klarifikasi.

Dikutip dari akun tersebut, Pemda Karawang menyatakan nasi tumpeng sisa perhelatan Hari Jadi ke-391 melalui proses pemeriksaan oleh panitia, dan dibagikan kepada masyarakat untuk bisa dinikmati.

Baca Juga: Anindya Bakrie resmi jadi Ketum Kadin versi Munaslub, 21 daerah menolak

Adapun terkait informasi dan potongan video yang menunjukkan sejumlah nasi tumpeng yang dimusnahkan, Pemda Karawang mengklaim bahwa hal tersebut sebagai upaya preventif.

"Perlu kami klarifikasi, upaya tersebut merupakan bentuk preventif panitia penyelenggara karena sebagian kecil nasi tumpeng tersebut sudah tidak layak makan," tulis akun itu yang dikutip Minggu (15/9/2024).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X