Bandar Udara Internasional Kuwait Rusak Setelah Terkena Rudal dan Drone Iran

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 3 Juni 2026 | 20:02 WIB
Suasana Bandar Udara Internasional Kuwait yang rusak. (Instagram @net2netnews)
Suasana Bandar Udara Internasional Kuwait yang rusak. (Instagram @net2netnews)

WartaPesona.com - Bandara Internasional Kuwait dilaporkan rusak parah setelah menjadi sasaran serangan drone dan peluru kendai (Rudal) Iran, Rabu 3 Juni 2026 dini hari waktu setempat.

Selain mencederai beberapa korban, serangan Iran tersebut merusak bangunan bandar udara. Atap bangunan ambrol yang kemudian menimpa fasilitas di dalamnya.

Menurut media pemerintah Kuwait, kerusakan parah ada di  Terminal 1, yang mana semua fasilitas tak lagi berfungsi.

Baca Juga: Dadan Hindayana Yang Pernah Dinugerahi Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto

Serangan tersebut menambah eskalasi konflik di Timur Tengah dan memicu meluasnya ketegangan regional.

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (Centcom) turut mengonfirmasi tentang serangan lebih luas di kawasan Teluk.

Centcom mengaku mencegat dua Rudal balistik Iran yang menargetkan pasukan Amerika di Kuwait.

"Rudal-rudal ini langsung dijatuhkan dan tidak ada personel Amerika yang terluka," tulis Centcom di X, dikutip dari Reuters. Selain ke Kuwait, menurut meeka, Iran juga meluncurkan tiga Rudal lain ke Bahrain, yang kemudian dicegat oleh pasukan gabungan Amerika dan Bahrain.

Baca Juga: Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Sebagai bentuk balasan serangan tersebut, pasukan Amerika menyerang Pulau Qeshm dan melumpuhkan beberapa Rudal balistik serta drone Iran.

Media Iran sempat melaporkan adanya suara ledakan di area Pulau Qeshm tanpa menyebutkan penyebabnya.

Kuwait adalah negara Teluk yang kaya minyak sekaligus sekutu dekat Amerika, kerap menjadi sasaran sera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X