Tanggapan Ahok Terkait Isu PDIP Akan Usung Anies

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:59 WIB
Ahok dan Anies (Tim Warta Pesona 01)
Ahok dan Anies (Tim Warta Pesona 01)

WartaPesona.com - Ahok menanggapi rencana PDIP yang ingin mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta dengan gaya yang berbeda. Mantan gubernur DKI Jakarta itu menilai PDIP sebagai partai yang mengedepankan prinsip demokrasi. Dia menyatakan bahwa nama calon yang akan diusung oleh PDIP akan dipilih berdasarkan usulan dari basis-basis mereka di daerah.

"PDIP dikenal sebagai partai yang menerapkan demokrasi, mereka akan mendengarkan dan meneruskan aspirasi dari tingkat bawah," ujar Ahok kepada CNNIndonesia.com pada Sabtu (15/6).

Ahok menjelaskan bahwa semangat demokrasi terlihat dari proses pengusulan calon. Dia menambahkan bahwa tidak hanya satu nama yang diajukan, namun lebih dari itu.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Pemerintahan Saat Ini Sudah Memiliki Ciri Otoriter

Namun, Ahok menolak untuk memberikan tanggapan khusus terkait kemungkinan Anies sebagai calon. Ia menyerahkan keputusan tersebut kepada pimpinan partai.

"Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi DPP," kata Ahok.

Anies telah menyatakan niatnya untuk kembali mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta dan telah mendapat dukungan dari PKB.

Meskipun sebelumnya PDIP seringkali berada dalam konflik dengan Anies, kini mereka menunjukkan sinyal untuk mendukungnya. Namun, belum ada langkah konkret yang diambil oleh kedua belah pihak.

"Kami juga melihat potensi Pak Anies," ujar Puan Maharani, Ketua Bidang Politik DPP PDIP, setelah memimpin Rapat Paripurna di komplek Parlemen, Jakarta, pada Selasa (4/6).

Baca Juga: Mengapa Bandar Judi Online Tidak Kunjung Ditangkap? Polisi Beri Penjelasan

Dinamika panas antara Anies, Ahok, dan PDIP berawal dari Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Saat itu, Ahok bersama Djarot Syaiful Hidayat maju sebagai petahana, sedangkan Anies menggandeng Sandiaga Uno sebagai penantang. Anies-Sandiaga berhasil mengalahkan Ahok-Djarot dalam dua putaran pemilihan yang dipenuhi kontroversi, terutama terkait kasus penistaan agama yang menjerat Ahok. ***(TWP01)/SR

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X