Polisi Berikan Keterangan Terkait Salah Tangkap Pegi Setiawan Pelaku dari Kasus Pembunuhan Vina

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 27 Mei 2024 | 08:58 WIB
Pegi Setiawan saat polisi gelar konferensi pers. (Tim Warta Pesona 01)
Pegi Setiawan saat polisi gelar konferensi pers. (Tim Warta Pesona 01)

 

WartaPesona.com - Polda Jawa Barat menegaskan bahwa setelah penangkapan Pegi alias Perong, tidak ada lagi buronan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. Total tersangka adalah sembilan orang, bukan sebelas seperti yang dikabarkan sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Polda Jawa Barat dalam konferensi pers setelah penangkapan Pegi, yang telah buron sejak 2016.

"Tersangka semua berjumlah sembilan, bukan sebelas, sehingga DPO hanya satu," ujar Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan dalam konferensi pers di Polda Jabar, Minggu (26/5/2024).

Surawan menjelaskan bahwa Pegi adalah satu-satunya buronan dalam kasus ini dan telah ditangkap, sementara delapan tersangka lainnya sudah diadili dan menjalani hukuman penjara.

Baca Juga: Lanjutan Kasus Vina Cirebon, Salah Satu Pelaku Bernama 'Pegi' Ditangkap di Bandung

"Kami meyakinkan bahwa lima keterangan berbeda dari tersangka itu ada yang menerangkan lima, ada yang menerangkan satu, kami lakukan penyelidikan lebih mendalam," ujarnya.

Polisi juga menyatakan bahwa keterangan saksi dan pelaku telah diuji di pengadilan, sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi mengenai salah tangkap.

"Terkait salah tangkap, semua sudah diuji di pengadilan. Jadi apa pun keterangan yang pernah disampaikan para pelaku ini sudah diuji oleh pengadilan, bahkan sampai ke tingkat kasasi dan itu sudah vonis, jadi tidak perlu dipersoalkan lagi ya. Tidak ada salah tangkap," kata Surawan.

Polisi siap menghadapi praperadilan jika Pegi mengajukannya, karena itu adalah hak tersangka.

Baca Juga: Prabowo Akan Memangkas Biaya UKT di Perguruan Tinggi Negeri, Diperlukan Perhitungan Mendalam

"Manakala ada kala praperadilan itu hak para tersangka, dipersilakan saja, kami akan hadapi praperadilan itu," ujarnya.

Polisi juga mengungkapkan bahwa Pegi adalah otak di balik peristiwa ini, yang berawal dari pertemuan geng motor. Pegi dan kelompoknya sering menyerang geng lain dengan batu.

"Saat melihat Vina, Pegi mengajak pelaku lain untuk mengejar korban karena ada masalah pribadi," jelasnya.

Polisi menegaskan akan menuntaskan kasus ini dengan profesionalisme dan metode ilmiah.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X