WartaPesona.com – Apa itu fenomena Equinox yang terjadi pada hari ini, 21 Maret 2024?
Artikel ini menyajikan informasi mengenai fenomena Equinox yang perlu kamu ketahui.
Dilansir dari laman BMKG, Equinox merupakan fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun.
Equinox sendiri beradal dari bahasa latin, yakni Equinox adalah aequus yang berarti sama dan nox adalah malam.
Baca Juga: Prabowo Ucapkan Penghargaan atas Rekonsiliasi dengan Jokowi
Tahun ini, Fenomena Equinox terjadi pada tanggal 21 Maret dan 23 September yang akan datang.
Terjadinya fenomena Equinox, di luar bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian utara maupun selatan.
Keberadaan fenomena tersebut, tidak selalu mengakibatkan suhu udara secara drastis, dimana kita ketahui rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32-36 derajat Celcius.
Selama fenomena ini terjadi, deklinasi matahari adalah 0 derajat yang menggambarkan garis lintang bumi saat matahari berada di tepat di atas kepala pada siang hari.
Jadi, definisi Equinox merupakan fenomena yang terjadi dua kali dalam setahun ketika titik subsolar berada tepat di khatulistiwa, hanya pada saat Equinox, sumbu 23,5 derajat bumi tidak miring ke arah atau menjauhi matahari.
Lalu, bagaimana dampak fenomena Equinox yang terjadi pada hari ini? Apakah fenomena ini berbahaya?
Di bulan Maret, dimana fenomena Equinox berada di titik subsolar bermigrasi ke utara atau selatan, nantinya titik subsolar bermigrasi ke utara seiring kemiringan belahan bumi utara ke arah matahari.
Sekitar tanggal 21 Juni, titik subsolar akan menyentuh Tropic of Cancer (23,5 derajat LU), titik balik matahari bulan Juni, setelah titik subsolar mulai bermigrasi ke selatan.
Artikel Terkait
Membangun Jembatan antara Generasi: Mengatasi Kesenjangan Sosial
Pendidikan sebagai Kunci Pembangunan Sosial yang Inklusif
Krisis Perumahan: Mengatasi Tantangan Kesejahteraan Sosial di Masa Depan