WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.
Dalam Forum Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan di Jakarta, Menparekraf Sandiaga mengungkapkan bahwa keterbukaan informasi adalah salah satu pilar terpenting dari good governance atau tata kelola yang baik.
Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang menjadi fokus Kemenparekraf, memiliki sifat inklusif yang harus memberikan akses yang luas, termasuk kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
Baca Juga: Jelajah Timur - Run for Equality 2023: Lari dengan Tujuan Mulia di Nusa Tenggara Timur
Sandiaga menyatakan komitmen untuk memberikan akses informasi yang inklusif, setara, dan tanpa keterbatasan, sesuai dengan prinsip kesetaraan yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.
Dalam diskusi panel, Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dante Rigmalia, mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan bahwa banyak penyandang disabilitas sensorik merasa bahwa media yang tersedia belum cukup memberikan akses kepada mereka.
Oleh karena itu, Badan Publik perlu menyediakan buku dan media cetak khusus yang menggunakan braille.
Baca Juga: Zodiak Pisces hari Rabu 25 Oktober 2023, situasi kurang menguntungkan mengganggu keharmonisan
Selain itu, perangkat teknologi informasi dan komunikasi juga perlu dirancang untuk mempermudah akses bagi penyandang disabilitas.
Komputer bicara dengan aplikasi JAWS adalah salah satu contoh teknologi yang dapat membantu penyandang tuna netra dalam mengakses informasi.
Dalam forum ini, Biro Komunikasi Kemenparekraf memberikan penghargaan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf yang berpredikat sebagai PPID pelaksana dengan kualifikasi informatif periode tahun 2023.
Baca Juga: Sandiaga Uno Resmikan Hari Ekonomi Kreatif Nasional: Memperingati Prestasi Sektor Ekraf Indonesia
Ini adalah langkah penting untuk mendorong lembaga-lembaga pemerintah dalam memberikan akses informasi yang berkualitas.
Dengan fokus pada keterbukaan informasi publik, Kemenparekraf bertujuan untuk memastikan bahwa semua warga negara, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, dapat dengan mudah mengakses informasi yang mereka butuhkan.
Dalam hal ini, keterbukaan informasi bukan hanya prinsip good governance, tetapi juga salah satu fondasi untuk pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan.***
Artikel Terkait
Sandiaga Uno: MotoGP 2023 Mendorong Pertumbuhan Ekonomi NTB, Berikut Informasinya
#DiIndonesiaAja: Sandiaga Uno Menyongsong Program KKN/KKL yang Unik
World Hydropower Congress di Bali: Sandiaga Uno dan Dukungan Kemenparekraf untuk Keberlanjutan Pariwisata
Sandiaga Uno dan Kertas Bekas: Meretas Jalan Menuju Kota Kreatif Bogor yang Berkelanjutan
Sandiaga Uno : Kelana Nusantara Bogor, Tempat Berkembangnya UMKM Ekonomi Kreatif Menuju Masa Depan Hijau
Sandiaga Uno: Piala Presiden Esports 2023 Membuktikan Kemajuan Ekonomi Kreatif di Era Digital
Sandiaga Uno: Bali Tetap Menawan, Langkah-Langkah Aman dan Mitigasi Darurat Kekeringan
Sandiaga Uno: Mendukung Wira Wiri Feskraf untuk Mendorong Kemajuan Subsektor Musik dan Seni Budaya
Sandiaga Uno : Santri Digitalpreneur, Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia
Sandiaga Uno Resmikan Hari Ekonomi Kreatif Nasional: Memperingati Prestasi Sektor Ekraf Indonesia