WartaPesona.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memberikan dukungan penuh untuk penyelenggaraan Festival MojoBatik 2023 yang menghadirkan karya batik kontemporer unik dengan pewarna alami.
Festival ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 Oktober 2023, dan menjadi ajang untuk memamerkan keindahan batik yang ramah lingkungan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa Festival MojoBatik 2023 dapat dijual sebagai konsep keberlanjutan, di mana batik yang dihasilkan menggunakan pewarna alami, sehingga mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi hijau.
Baca Juga: Mengenang Edhi Sunarso, seniman patung legendaris Indonesia era 1960
Menparekraf Sandiaga Uno juga berharap agar batik karya Mojokerto yang dipamerkan dalam festival ini bisa diminati oleh pasar internasional.
Ini merupakan langkah penting dalam mempromosikan budaya dan kerajinan Indonesia ke dunia.
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, menjelaskan bahwa batik yang akan ditampilkan dalam Festival MojoBatik telah melalui proses kurasi dan pendampingan dari Kemenparekraf/Baparekraf.
Baca Juga: Kawasan The Nusa Dua Bali Siap Maksimalkan Layanan demi Suksesnya KTT AIS Forum
Proses ini melibatkan bimbingan dan kurasi selama tiga bulan terakhir. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kemenparekraf dalam mengembangkan batik dan fashion Mojokerto.
Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu, menjelaskan bahwa Kemenparekraf akan terus mendampingi pengrajin batik Mojokerto, terutama dalam mengolah batik menjadi produk turunan seperti pakaian dan topi.
Hal ini bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan mendorong ekosistem batik yang berkelanjutan.
Baca Juga: Sandiaga Uno : MILO ACTIV Indonesia Race 2023 Dorong Wisata Olahraga Indonesia ke Puncak Prestasi
Perajin Batik Mojokerto, Hindun Khamidah, berharap pemerintah terus memberikan bimbingan dan pelatihan kepada perajin batik di Mojokerto.
Dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang didapatkan, perajin batik dapat terus mengembangkan kreativitas mereka dalam menciptakan batik yang unik dan berdaya saing.
Festival MojoBatik 2023 menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung industri kreatif dan kerajinan Indonesia, serta menjaga keberlanjutan lingkungan dalam proses produksi batik.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno: Kemenparekraf Dorong Pelaku Parekraf Bali Menuju Go Public Melalui KreatIPO
Sandiaga Uno Tingkatkan Minat Wisata dengan "Kereta Cepat Whoosh" Membidik Sukses di Tahun 2023
Sandiaga Uno Memberikan Apresiasi Luar Biasa pada Grand Finalis Gameseed 2023
Sandiaga Uno Memeriahkan 'World Tourism Day Golf Challenge 2023' di Bali: Misi Promosi Wisata Alam dan Geopark
Sandiaga Uno Mendukung Kerjasama Seniman Indonesia dan Jepang untuk "The Smiling Old Women" Simak Informasinya
Sandiaga Uno Pamerkan Pesona Kota Bitung di Festival Selat Lembeh 2023
Sandiaga Uno: Membawa Keajaiban Desa Wisata ke Panggung IMT-GT Expo dan Pesona Melayu Pesisir 2023
Sandiaga Uno: Platform FCE Mendorong Indonesia sebagai Pemimpin Ekonomi Kreatif Global
Sandiaga Uno Ajak Santri Berperan dalam Revolusi Digital Untuk Hadapi Tantangan Kedaulatan Pangan
Sandiaga Uno : MILO ACTIV Indonesia Race 2023 Dorong Wisata Olahraga Indonesia ke Puncak Prestasi